
Lahir dan besar di masa ketika keluarga dan negaranya menghadapi banyak kesulitan, Bapak Phung Van Thanh selalu memahami kehilangan yang dialami orang-orang ketika bencana alam melanda. Oleh karena itu, ketika menyaksikan banjir yang melanda banyak provinsi di wilayah Tengah Selatan beberapa hari ini, beliau segera menyumbangkan 3 ton beras dan uang tunai sebesar 10 juta VND untuk membantu masyarakat mengatasi masa-masa tersulit.
Bapak Thanh berbagi: “Saya tidak kaya, tetapi setelah banjir, yang paling dibutuhkan orang adalah beras untuk makan sehari-hari. Berasnya basah kuyup dan rusak, jadi menurut saya menyumbangkan beras adalah cara yang paling praktis.” Baginya, setiap karung beras bukan hanya sebuah kebutuhan, tetapi juga kasih sayang manusia yang hangat bagi keluarga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka.
Hatinya tergerak ketika seluruh keluarga mendukung tindakannya. Putranya berkata: "Ayah, Ayah boleh mendukung sebanyak yang Ayah mau, asalkan Ayah bahagia." Ibunya, meskipun berusia 84 tahun, tetap dengan sungguh-sungguh meminta putranya untuk membawanya ke Komite Front Tanah Air Vietnam di komune Phuc Loc untuk menyetor sebagian tabungannya guna berkontribusi bagi masyarakat. "Itu membuat saya sangat bahagia dan bangga," kata Bapak Thanh penuh emosi.

Sebagai anggota Komite Front Tanah Air Vietnam di Komune Phuc Loc, Bapak Thanh rutin hadir di kantor pusat Komite akhir-akhir ini untuk membantu menerima sumbangan dari masyarakat. Beliau bercerita: "Setiap hari, banyak orang datang untuk berdonasi. Beberapa orang tidak mampu, tetapi tetap membawa sekotak mi instan. Semangat itu membuat saya sangat tersentuh."
Tak hanya dalam penanggulangan bencana alam, Bapak Phung Van Thanh telah menjadi pelopor kegiatan kerelawanan lokal selama bertahun-tahun. Kemarin (28 November), saya menerima donasi sebesar 30 juta VND untuk merenovasi sekolah dasar Van Phuc guna mempersiapkan diri menyandang predikat sekolah berstandar nasional tingkat 2. Diketahui bahwa selama pandemi Covid-19, Bapak Thanh juga aktif berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian epidemi. Khususnya, sebagai Ketua Sub-Komite Pengelolaan Rumah Komunal Van Coc, beliau dan keluarganya menyumbangkan 2 miliar VND dan memobilisasi tambahan 1,3 miliar VND dari masyarakat untuk merenovasi rumah komunal kuno tersebut.
Tak hanya dermawan dalam kegiatan amal, Bapak Thanh juga dikenal karena pemahamannya yang mendalam tentang budaya rakyat, terutama di bidang kepercayaan tradisional. Pada tahun 2022, beliau dianugerahi gelar Pengrajin Berjasa di bidang "Adat dan Kepercayaan Sosial" oleh Presiden . Dengan pengetahuan dan antusiasmenya yang kaya, beliau sering membantu masyarakat menjalankan ritual dengan penuh bakti dan sukacita; sekaligus, beliau mengajarkan nilai-nilai budaya leluhur kepada masyarakat di daerah tersebut. "Kecintaan saya terhadap budaya rakyat telah memikat saya sejak kecil. Saya senang mempelajari rumah adat, kuil, tempat suci, pagoda, ritual ibadah... dan ingin mewariskannya kepada mereka yang ingin belajar," ujarnya.
Berkat kontribusinya yang gigih dan tulus, Bapak Phung Van Thanh telah menerima banyak penghargaan dan ucapan terima kasih dari pemerintah dan masyarakat setempat. Namun, baginya, kebahagiaan terbesar adalah dapat berkontribusi sedikit demi sedikit untuk memperindah rasa cinta kasih antarmanusia dan sesama.
Sumber: https://hanoimoi.vn/nghia-tinh-cua-ong-phung-van-thanh-voi-dong-bao-vung-lu-725106.html






Komentar (0)