Man United memasuki perjalanan ke Selhurst Park dengan tekanan hebat dari berbagai pihak. Pertama-tama, rekor Setan Merah dalam lawatan terakhir ke London sangat mengkhawatirkan. Statistik menunjukkan bahwa MU hanya menang 3 kali dari 26 laga tandang terakhir di Liga Primer saat menghadapi tim-tim ibu kota, imbang 7 kali, dan kalah 16 kali.

MU berada di bawah banyak tekanan sebelum perjalanan tandang ke Selhurst Park setelah kalah dari Everton di putaran ke-12.
Hebatnya, ketiga kemenangan langka itu diraih melawan Fulham, lawan yang tidak dianggap sebagai salah satu tim terkuat di London. Sejak rentetan statistik buruk ini dimulai pada April 2023, tidak ada tim yang kalah lebih banyak dalam laga tandang melawan klub-klub London selain United.
Tak hanya menghadapi kutukan tandang, MU juga harus menghadapi Crystal Palace yang memiliki salah satu pertahanan terbaik musim ini. Setelah 12 pertandingan, The Eagles hanya kebobolan 9 gol; hanya tim teratas, Arsenal (6), yang memiliki rekor pertahanan lebih impresif. Ini juga pertama kalinya sejak musim 1981/82 Crystal Palace hanya kebobolan sedikit gol setelah 12 pertandingan.
Selhurst Park telah menjadi "tujuan yang nyaman" bagi MU selama tiga dekade, tetapi hal itu telah berubah. Dari tahun 1991 hingga 2021, Crystal Palace tidak pernah memenangkan satu pertandingan kandang pun melawan MU dalam 13 pertandingan (S4, K9). Namun, dalam 4 pertemuan terakhir di sini, Eagles menang 2 kali dan seri 2 kali, menjadikan Selhurst Park tempat yang penuh jebakan bagi semua tim, termasuk tim-tim besar.
Tak berhenti di situ, Crystal Palace juga memiliki keunggulan luar biasa dalam rekor pertemuan terakhir. Mereka memenangkan 3 dari 4 pertandingan terakhir melawan MU di Liga Premier, sama banyaknya dengan jumlah kemenangan yang mereka raih dalam 30 pertandingan sebelumnya (menang 3, seri 6, kalah 21). Perubahan gaya bermain yang signifikan, terutama kemampuan bertahan secara ilmiah , menekan dengan wajar, dan efektif dalam serangan balik, menjadikan Crystal Palace tim yang sulit dihadapi tim mana pun.

Crystal Palace mempertahankan performa mereka dengan pertahanan yang solid dan tujuh pertandingan tak terkalahkan di kandang sendiri.
Saat ini, tim asuhan Pelatih Glasner juga mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 7 pertandingan kandang di Liga Primer musim 2025/26, dengan 2 kemenangan dan 5 hasil imbang. Meskipun jumlah hasil imbang masih tinggi, hal itu tetap menunjukkan bahwa mereka sangat sulit dikalahkan di Selhurst Park.
Sementara itu, MU baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Everton di babak sebelumnya, kekalahan yang memperlambat kebangkitan pelatih Ruben Amorim dan timnya. Sebelum kalah di Goodison Park, MU mencatatkan rekor impresif dalam 5 pertandingan tak terkalahkan (3 menang, 2 seri), membantu mereka memulihkan kepercayaan diri setelah periode yang tidak stabil di awal musim.
Kesulitannya memang banyak, tetapi MU telah melewati masa-masa sulit. Yang mereka butuhkan sekarang adalah memulihkan konsentrasi, meningkatkan penyelesaian akhir, dan mengembalikan kekompakan dalam gaya bermain mereka. Meskipun lawan mereka adalah Crystal Palace yang sedang naik daun, MU tetap menargetkan 3 poin penuh untuk memulai perjalanan kebangkitan. Oleh karena itu, pertandingan di Selhurst Park ini diprediksi akan berlangsung sangat menegangkan dan sengit.
Informasi kekuatan:
Crystal Palace: Cheikh Doucoure, Chadi Riad, Caleb Kporha dan Borna Sosa absen karena cedera.
MU: Harry Maguire, Benjamin Sesko, Joshua Zirkzee dan Matheus Cunha cedera.
Perkiraan susunan pemain:
Crystal Palace: Henderson; Lacroix, Guehi, Richards; Munoz, Wharton, Kamada, Mitchell; Sarr, Mateta, Pino.
MU: Lammens; Yoro, De Ligt, Shaw; Mazraoui, Casemiro, Fernandes, Dalot; Gunung, Dialo; Mbeumo.
Prediksi: Crystal Palace 1-2 MU.
Sumber: https://baoxaydung.vn/nhan-dinh-crystal-palace-vs-mu-19h00-ngay-30-11-ngoai-hang-anh-2025-2026-192251129084054409.htm







Komentar (0)