Man City memasuki putaran ke-13 Liga Primer 2025-2026 dengan mentalitas wajib menang, mengingat performa mereka belakangan ini masih menyisakan banyak tanda tanya. Setelah 12 pertandingan, pelatih Pep Guardiola dan timnya hanya meraih 22 poin dan untuk sementara berada di peringkat ke-3 klasemen.

Man City bertekad menang melawan Leeds untuk mengakhiri performa tidak konsisten mereka.
Angkanya tidak terlalu buruk, tetapi kekalahan empat pertandingan hanya dalam sepertiga musim berjalan tentu tidak mencerminkan citra seorang penantang gelar sejati.
Yang paling mengkhawatirkan adalah kurangnya konsistensi dalam kemampuan mencetak gol Man City. Tim biru terlalu bergantung pada Erling Haaland, yang masih mempertahankan performa bagusnya, tetapi sering kali terblokir secara efektif di pertandingan besar atau melawan lawan yang bermain dengan pertahanan rapat.
Kekalahan dari Newcastle di babak sebelumnya menjadi contoh nyata: meski mendominasi bola dan menciptakan banyak peluang, Man City masih tertahan saat Haaland dikurung, sementara satelit di sekitarnya tidak menunjukkan ketajaman yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, Pelatih Guardiola harus menemukan solusi untuk masalah diversifikasi daya gedor, yang akan mengurangi beban pada penyerang Norwegia tersebut. Penyesuaian skema, penggunaan Julián Álvarez, Phil Foden, atau Bernardo Silva sebagai penyerang lini kedua secara fleksibel, merupakan opsi yang perlu dipertimbangkan Pep selama periode ini.
Di sisi lain lini depan, Leeds United sedang mengalami masa sulit, dalam arti sebenarnya, sebuah tim yang berjuang menghindari degradasi. Setelah 12 putaran, tim asuhan pelatih Daniel Farke hanya mengumpulkan 11 poin dan turun ke posisi ke-18.

Tim tandang Leeds sedang terpuruk dalam krisis dengan 5 kekalahan dalam 6 putaran terakhir.
Tak hanya pertahanan mereka yang rapuh, Leeds juga punya masalah besar dalam permainan mereka. Mereka kalah 5 dari 6 pertandingan terakhir, terus-menerus kehilangan poin di momen-momen krusial, dan belum menemukan stabilitas dalam hal pemain dan taktik.
Bertandang ke Etihad saat ini dianggap terlalu berat bagi Leeds. Perbedaan level dan kedalaman skuad tak terbantahkan. Man City kerap menjadikan kandang mereka sebagai "benteng", terutama saat menghadapi tim-tim di dasar klasemen. Tak hanya itu, dalam 4 pertemuan terakhir kedua klub, Leeds selalu menelan kekalahan dengan jumlah kebobolan yang sangat banyak.
Dengan performa mereka saat ini, tujuan realistis Leeds kemungkinan besar adalah membatasi jumlah gol yang kebobolan daripada memikirkan kejutan. Bagi Man City, ini adalah kesempatan bagus bagi mereka untuk kembali merasakan kemenangan, menstabilkan semangat, dan memperkecil ketertinggalan dari pemuncak klasemen. Jika mereka bermain maksimal, tim Etihad dapat meraih 3 poin penuh dan menciptakan momentum untuk babak selanjutnya musim ini.
Informasi kekuatan:
Man City: Rodri, Mateo Kovacic cedera.
Leeds: Stach cedera. Bornauw diragukan.
Perkiraan susunan pemain:
Man City: Donnarumma, Lewis, Stones, Gvardiol, Ait-Nouri, Gonzalez, Savinho, Reijnders, Foden, Doku, Haaland.
Leeds: Lucas Perri, Jayden Bogle, Joe Rodon, Jaka Bijol, Gabriel Gudmundsson, Ethan Ampadu, Brenden Aaronson, Sean Longstaff, Anton Stach, Noah Okafor, Lukas Nmecha.
Prediksi: Man City 3-0 Leeds.
Sumber: https://baoxaydung.vn/nhan-dinh-man-city-va-leeds-22h00-ngay-29-11-ngoai-hang-anh-2025-2026-19225112908024879.htm







Komentar (0)