Kesepakatan untuk membangun tiga fregat kelas Mogami diumumkan di Melbourne oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles dan Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro, menurut Kyodo News. Ketiga kapal perang tersebut akan dibangun di Jepang.
Pada konferensi pers bersama di atas kapal perusak kelas Mogami, Kumano, setelah pembicaraan tersebut, Bapak Marles mengatakan bahwa kapal pertama diperkirakan akan dikirim ke Australia pada Desember 2029.
Australia membeli kapal fregat Jepang senilai 7 miliar dolar AS.
Pemerintah Australia, yang dipandang oleh Jepang sebagai mitra kunci dalam menjaga stabilitas di kawasan Indo-Pasifik, telah mengumumkan akan menginvestasikan hingga AUD 20 miliar (USD 14,4 miliar) selama 10 tahun untuk mengembangkan armada baru.
Menteri Pertahanan Jepang dan Australia juga menandatangani dokumen yang menjanjikan kerja sama erat untuk memastikan proyek tersebut berjalan lancar.
Kyodo News, mengutip beberapa sumber yang terpercaya, mengungkapkan bahwa kontrak telah ditandatangani antara pemerintah Australia dan beberapa perusahaan, termasuk Mitsubishi Heavy Industries Ltd., yang membangun kapal kelas Mogami.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, bersama dengan Menteri Pertahanan Jepang Koizumi Shinjiro, menandatangani pernyataan niat untuk bekerja sama di Melbourne, Australia, pada tanggal 18 April.
Foto: Departemen Pertahanan Australia
Menteri Koizumi menekankan bahwa proyek pembangunan kapal perang untuk Australia akan "secara signifikan meningkatkan interoperabilitas dan memberikan manfaat yang luas, termasuk peningkatan kemampuan pembuatan kapal serta pemeliharaan dan keberlanjutan operasional."
Menteri Marles juga menekankan bahwa proyek ini akan "membawa banyak peluang bagi Australia dan pengembangan industri pertahanan dalam negeri."
Pemerintah Australia mencatat dalam siaran pers bahwa fregat kelas Mogami yang telah ditingkatkan memiliki jangkauan hingga 18.500 km dan sistem peluncuran vertikal dengan 32 tabung peluncur.
Kapal jenis ini akan dilengkapi dengan rudal permukaan-ke-udara dan rudal anti-kapal, mampu mengoperasikan helikopter tempur MH-60R Seahawk, dan akan memiliki awak sebanyak 92 orang.
Sumber: https://thanhnien.vn/nhat-uc-ky-thoa-thuan-dong-3-tau-chien-185260419091307831.htm











Komentar (0)