Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Lagu-lagu Tanah Air

Musik revolusioner Vietnam adalah aliran yang tak pernah surut yang menyehatkan jiwa nasional. Sepanjang 80 tahun kemerdekaan, lagu-lagu tentang tanah air dan negara tidak hanya mencerminkan sejarah tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang tak ada habisnya, menumbuhkan keyakinan dan menanamkan dalam diri rakyat Vietnam keinginan untuk hidup, mencintai perdamaian, dan menghargai nilai-nilai kemerdekaan dan kebebasan.

Báo Khánh HòaBáo Khánh Hòa26/08/2025

Tepat sebelum dan sesudah Revolusi Agustus, musik bergema sebagai penegasan akan bangsa yang heroik yang bangkit untuk mengambil kendali atas takdirnya sendiri setelah 80 tahun pemerintahan kolonial. "Lagu Mars" karya Van Cao menjadi lagu kebangsaan, simbol abadi tanah air yang heroik. Pada saat yang sama, karya-karya seperti "19 Agustus" (Xuan Oanh), "Hancurkan Fasisme" (Nguyen Dinh Thi), "Maju Terus" (Luu Huu Phuoc), dan "Ba Dinh di Bawah Matahari" (Bui Cong Ky) menggambarkan semangat heroik di masa-masa awal pembangunan bangsa dan kemerdekaan. Melodi-melodi ini bukan hanya untuk dinyanyikan, tetapi juga seruan bagi jutaan hati untuk berbaris bersama bangsa.

Upacara pengibaran bendera di Lapangan 2 April, Kelurahan Nha Trang. Foto: Tuan Anh
Upacara pengibaran bendera di Lapangan 2 April, Kelurahan Nha Trang. Foto: Tuan Anh

Selama sembilan tahun perlawanan yang berkepanjangan, musik menjadi senjata spiritual. Van Cao menulis "Lagu Sungai Lo" untuk mengabadikan kemenangan gemilang tentara dan rakyat kita dalam musik. Do Nhuan dengan "Gerilyawan Sungai Thao," "Membebaskan Dien Bien ," Nguyen Dinh Thi dengan "Rakyat Hanoi ," Ho Bac dengan "Desaku," " Di Seberang Sungai Duong" (puisi karya Hoang Cam)... menciptakan epik kebanggaan dan kehormatan bagi negara.

Selama tahun-tahun perang melawan Amerika, musik revolusioner mencapai puncak kejayaannya. Suasana heroik itu bergema dalam "Praise the Fatherland" (Hoang Van), "The Road We Take" (Huy Du - Xuan Sach), "Love Song" (Hoang Viet), "Uncle Ho's Love Illuminates Our Lives" (Luu Huu Phuoc - Diep Minh Tuyen), " Truong Son East - Truong Son West" (Hoang Hiep - Pham Tien Duat)... Seluruh generasi komposer seperti Hoang Viet, Pham Tuyen, Luu Huu Phuoc, Hoang Van, Do Nhuan, Huy Du, Vu Trong Hoi, Hoang Ha, Tran Chung, Pham Minh Tuan, Xuan Hong, Hoang Hiep… meninggalkan harta karun berupa ribuan karya yang masih bergema hingga saat ini.

Pada musim semi tahun 1975, negara mencapai perdamaian dan reunifikasi. Kegembiraan ini diungkapkan oleh Văn Cao dalam "Musim Semi Pertama," oleh Nguyễn Đức Toàn dalam "Belum Pernah Seindah Ini Sebelumnya," dan oleh Nguyễn Văn Thương dan Tố Hữu dalam sebuah epik yang megah dan merdu , "Tanah Air Kita Belum Pernah Seindah Ini." Ini bukan hanya lagu-lagu yang merayakan kemenangan, tetapi juga penegasan bahwa era baru bagi bangsa telah dimulai, dan musik akan terus menjadi pendamping dalam membangun dan melindungi tanah air.
Musik revolusioner terus dipenuhi dengan cinta dan emosi. Tran Tien dengan "Melodi Tanah Air," Van Thanh Nho dengan "Lagu Pengantar Tidur Negara ," Le Giang dengan "Cinta Negara," dan Pham Minh Tuan dengan "Negara" telah membuktikan bahwa cinta terhadap tanah air selalu memiliki vitalitas yang abadi. Banyak komposer menggabungkan musik rakyat dan instrumen tradisional untuk membuat melodi yang memuji negara lebih mudah dipahami dan beresonansi dengan masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, Nguyen Van Chung – seorang seniman muda yang akrab dengan lagu-lagu cinta – telah mengejutkan penonton dengan komposisinya tentang tanah air. Lagu-lagu segar ini menyentuh hati kaum muda, menciptakan hubungan antara masa lalu dan masa kini.

Lagu-lagu yang memuji tanah air adalah kenangan bersama bangsa. Setiap lagu adalah "foto musik" yang mengabadikan momen-momen bersejarah: dari kemenangan Dien Bien Phu yang "terkenal di seluruh dunia" hingga kemenangan besar Musim Semi 1975, dari program pembangunan pedesaan yang baru hingga aspirasi untuk menjangkau dunia. Hari ini, lagu-lagu ini masih bergema di panggung, di festival, dan di sekolah-sekolah, seperti benang yang menghubungkan antar generasi.

Komposer Tran Tien pernah berkata, "Musik tentang tanah air adalah darah dan napas rakyat Vietnam." Memang, selama delapan dekade terakhir, musik revolusioner telah membuktikan vitalitasnya yang abadi. Musik ini berfungsi sebagai kenangan dan pengingat bagi kita masing-masing untuk berbangga, untuk hidup sesuai dengan pengorbanan leluhur kita, dan untuk terus menulis "lagu-lagu patriotik" untuk hari ini dan esok.

DUONG MY ANH

Sumber: https://baokhanhhoa.vn/van-hoa/202508/nhung-bai-cadat-nuoc-93f5768/


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tenang

Tenang

buah-buahan awal musim

buah-buahan awal musim

Mandi di sungai

Mandi di sungai