
Bapak Gosaly - seorang tokoh yang dihormati dalam komunitas Islam Cham di An Giang . Foto: MINH HIEN
"Sebuah jembatan" antara Partai dan rakyat.
Saat ini, Bapak Gosaly menjabat sebagai Wakil Imam Masjid Nek Mah dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Komunitas Islam Cham di An Giang. Komunitas ini terdiri dari lebih dari 15.000 orang, yang sebagian besar mencari nafkah melalui perdagangan kecil-kecilan, peternakan, tenun, sulaman, perikanan, dan sebagian kecil berprofesi di bidang pertanian . Di dalam komunitas Muslim, doktrin agama memainkan peran penting dalam membimbing moralitas dan gaya hidup, tetapi agar doktrin-doktrin ini terintegrasi ke dalam kehidupan sosial, bimbingan dari tokoh-tokoh yang dihormati sangatlah penting.
Bagi Bapak Gosaly, mengajarkan doktrin dan hukum Islam selalu dikaitkan dengan mendorong masyarakat Cham untuk mematuhi pedoman Partai, kebijakan dan hukum Negara, untuk menjalani kehidupan yang berbudi luhur, dan menjadi warga negara dan orang beriman yang teladan. Selama bertahun-tahun, di masjid Nek Mah, ceramah tematik yang disampaikan langsung oleh Bapak Gosaly telah menjadi kegiatan yang familiar bagi masyarakat Cham, terutama perempuan. Isi ceramah ini tidak hanya berputar di sekitar doktrin dan hukum Islam tetapi juga mencakup isu-isu praktis seperti pernikahan dan keluarga, etika masyarakat, kesadaran akan kepatuhan hukum, dan pencegahan pelanggaran dan kejahatan sosial. "Cara bicaranya sederhana, mudah dipahami, dan sesuai dengan adat dan tradisi masyarakat Cham, sehingga kami mudah memahami dan mengikuti ajarannya," ungkap Ibu Sa Roh.
Melalui ketekunan dan dedikasi, reputasi Bapak Gosaly telah dibangun melalui tindakan nyata. Awalnya, hanya sedikit orang yang hadir, tetapi secara bertahap jumlahnya meningkat menjadi puluhan. "Suasana pertemuan selalu terbuka dan ramah, namun mengandung pesan mendalam tentang tanggung jawab pribadi terhadap keluarga, komunitas, dan masyarakat. Banyak perempuan Cham yang dulunya ragu-ragu dalam berkomunikasi kini lebih percaya diri dan proaktif dalam berpartisipasi dalam gerakan lokal, berkontribusi dalam membangun keluarga yang sejahtera dan bahagia," tambah Ibu Sa Roh.
Bapak Jacky, Ketua Dewan Perwakilan Komunitas Islam Cham di An Giang, berkomentar: “Bapak Gosaly adalah tokoh yang sangat dihormati di komunitas. Kegiatan dan pengajaran keagamaan yang rutin beliau selenggarakan, dikombinasikan dengan kampanye kesadaran hukum, telah membantu masyarakat memahami keyakinan mereka dengan benar, hidup sesuai dengan hukum, dan menghindari kesalahpahaman, sehingga berkontribusi dalam menjaga citra positif Islam Cham di komunitas.”
Menyebarkan nilai-nilai
Selain sekadar menyampaikan ajaran agama, Bapak Gosaly juga menganggap penyebaran pengetahuan hukum sebagai tugas penting bagi mereka yang berada di posisi berwenang. Dengan menjelaskan peraturan hukum yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, beliau membantu masyarakat memahami hak dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara, sehingga mendorong mereka untuk secara sukarela mematuhi hukum dan mengurangi pelanggaran di tingkat akar rumput.
Menurut Bapak Nguyen Van Hop, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Chau Phong, kontribusi Bapak Gosaly memiliki makna praktis bagi daerah tersebut. "Bapak Gosaly mendukung pemerintah dalam mobilisasi masyarakat, pendidikan hukum, dan membangun kehidupan budaya di daerah pemukiman. Banyak keluarga Cham telah mengubah persepsi mereka, aktif berpartisipasi dalam gerakan saling menghormati, mengembangkan ekonomi , dan membangun keluarga yang bahagia. Bapak Gosaly adalah contoh utama dalam membangun persatuan nasional di daerah ini," kata Bapak Hop.
Pengalaman di Chau Phong menunjukkan bahwa ketika ajaran agama disampaikan dengan benar, selaras dengan hukum dan kepentingan umum masyarakat, agama menjadi kekuatan positif dalam pembangunan masyarakat. Peran tokoh-tokoh terhormat seperti Bapak Gosaly merupakan faktor kunci dalam menghubungkan agama dengan kehidupan, berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat kepercayaan masyarakat Cham terhadap Partai dan Negara.
| “Tokoh-tokoh berpengaruh di kalangan minoritas etnis merupakan kekuatan penting dalam mobilisasi massa, urusan etnis, dan urusan agama. Melalui prestise, pengalaman, dan perilaku teladan mereka, mereka berkontribusi dalam menyebarkan informasi dan memobilisasi masyarakat untuk mematuhi kebijakan, hukum, dan peraturan; berpartisipasi dalam menyelesaikan konflik, menjaga keamanan dan ketertiban; serta melestarikan dan mempromosikan identitas budaya etnis… Memanfaatkan peran tokoh-tokoh berpengaruh secara efektif berarti memanfaatkan sumber daya endogen secara efisien dan memperkuat persatuan nasional dari fondasi berbasis komunitas,” tegas Bapak Nguyen Dac Tai, mantan Sekretaris Komite Partai Kota Tan Chau. |
MINH HIEN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/ong-gosaly-gan-ket-dao-voi-doi-a471022.html









Komentar (0)