
Pada tanggal 28 November, Institut Pengembangan Usaha - Federasi Perdagangan dan Industri Vietnam (VCCI) bekerja sama dengan Departemen Sains dan Teknologi Provinsi Lang Son dan Perusahaan Saham Gabungan Teknologi Anti-Pemalsuan Vietnam (ACTIV) menyelenggarakan lokakarya bertema: "Pengembangan merek yang terkait dengan kekayaan intelektual dan teknologi ketertelusuran, tren yang tak terelakkan di era digital".
Berbicara pada pembukaan lokakarya, Bapak Luong Minh Huan, Direktur Institut Pengembangan Usaha, mengatakan bahwa dalam konteks globalisasi dan revolusi industri 4.0, merek bukan lagi sekadar tanda pengenal produk, melainkan telah menjadi aset strategis bagi bisnis dan daerah. Di saat yang sama, kekayaan intelektual memainkan peran penting dalam melindungi nilai merek, membantu bisnis menegaskan kepemilikan, dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Seiring dengan semakin tingginya tuntutan pasar terhadap transparansi informasi, keamanan produk, dan ketertelusuran, penerapan teknologi digital untuk melacak, mengautentikasi, dan membuktikan kualitas produk telah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.
Senada dengan itu, Bapak Tran Quoc Anh, Wakil Direktur Departemen Sains dan Teknologi Provinsi Lang Son, mengatakan, "Lang Son adalah provinsi pegunungan dengan potensi besar untuk produk pertanian unggulan, produk budaya asli, dan perdagangan perbatasan. Dalam konteks transformasi digital yang kuat, ketika pasar semakin menuntut kualitas tinggi, transparansi asal, dan perlindungan merek, pengembangan merek yang terkait dengan kekayaan intelektual dan teknologi keterlacakan telah menjadi tren yang tak terelakkan."
Menggabungkan teknologi digital dengan perlindungan kekayaan intelektual tidak hanya melindungi kekayaan intelektual tetapi juga meningkatkan nilai produk, mendukung ekspor dan meningkatkan daya saing bagi bisnis lokal, koperasi, dan produsen.
Oleh karena itu, belakangan ini, Lang Son telah mendorong perusahaan dan koperasi, terutama usaha kecil dan menengah, untuk berinvestasi dalam transformasi digital, menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi guna meningkatkan manajemen, produksi, produktivitas, dan kualitas produk. Bersamaan dengan itu, provinsi ini juga telah mendorong pengembangan infrastruktur teknologi informasi, data digital, dan platform elektronik, yang menciptakan kondisi bagi perusahaan dan koperasi untuk melacak asal-usul, mendigitalkan rantai pasokan, dan menjadikan informasi produk transparan, sehingga memenuhi kebutuhan pasar modern.
Menurut Bapak Bui Tien Quyet, Pakar Departemen Manajemen Kekayaan Intelektual, Lembaga Kekayaan Intelektual Nasional, Kementerian Sains dan Teknologi, di era digital, merek, kekayaan intelektual, dan ketertelusuran bukan lagi tiga faktor yang terpisah, melainkan telah menjadi satu sistem yang terpadu, saling memperkuat, dan menciptakan fondasi bagi bisnis untuk meningkatkan daya saingnya. Mengembangkan merek yang terkait dengan kekayaan intelektual dan menerapkan teknologi ketertelusuran tidak hanya membantu bisnis berkembang secara berkelanjutan, tetapi juga memenuhi tren konsumen baru, regulasi pasar, dan persyaratan rantai pasokan global.
Pada lokakarya ini, Perusahaan Saham Gabungan Teknologi Anti-Pemalsuan Vietnam (ACTIV) memperkenalkan solusi ketertelusuran TrueData, yang menerapkan tiga teknologi inti secara bersamaan: RFID - pengumpulan, pencatatan, dan autentikasi informasi produk dalam rantai pasok; AI - analisis data; Blockchain - memastikan transparansi dan kekekalan informasi. Solusi ini membantu bisnis meningkatkan manajemen rantai pasok, melindungi merek, dan memenuhi standar ketertelusuran internasional.

Bapak Pham Van Tho, Ketua Dewan Direksi ACTIV, mengatakan bahwa TrueData membantu bisnis membangun kepercayaan dan melindungi merek mereka. Dengan kemampuan mengakses informasi hanya dengan satu sentuhan pada ponsel pintar yang terintegrasi NFC, konsumen dan otoritas dapat mengakses data produk dengan cepat, akurat, dan transparan. Berkat fitur-fitur ini, TrueData tidak hanya meningkatkan kapasitas manajemen rantai pasok tetapi juga sepenuhnya memenuhi standar ketertelusuran dalam inspeksi kualitas dan ekspor, sejalan dengan persyaratan pasar internasional yang semakin ketat.
Pada kesempatan ini, ACTIV meresmikan Kantor Perwakilannya di Provinsi Lang Son. Peresmian kantor perwakilan ini menunjukkan komitmen ACTIV untuk menyediakan perangkat ketertelusuran yang efektif bagi pelaku usaha dan konsumen, sekaligus berperan sebagai jembatan teknologi, menyediakan solusi praktis untuk mengatasi masalah barang palsu, dan melindungi kepentingan pelaku usaha dan konsumen setempat secara komprehensif.
Sumber: https://nhandan.vn/phat-trien-thuong-hieu-gan-voi-so-huu-tri-tue-va-truy-xuat-nguon-goc-post926478.html






Komentar (0)