
Resepsi tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Dao Hong Lan, Wakil Menteri Luar Negeri Dang Hoang Giang, dan perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait di Vietnam. Delegasi Perserikatan Bangsa-Bangsa antara lain Ibu Sophie Kiladze, Ketua Komite Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa; Bapak Philip D. Jaffé, Wakil Ketua Komite Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa; Ibu Silvia Danailov, Perwakilan UNICEF di Vietnam.
Pada resepsi, Wakil Perdana Menteri Le Thanh Long mengungkapkan kegembiraannya menyambut delegasi tersebut dan menegaskan bahwa Vietnam dan UNICEF, bersama dengan organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait, memiliki hubungan kerja sama yang erat dan telah berlangsung lama.
Wakil Perdana Menteri menekankan bahwa UNICEF adalah organisasi internasional pertama yang secara resmi menjalin hubungan dengan Vietnam pada tahun 1975, tepat setelah reunifikasi negara tersebut, yang menandai kemitraan jangka panjang. Pada saat yang sama, Vietnam adalah negara kedua di dunia dan pertama di Asia yang meratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Anak tanpa syarat apa pun. Vietnam senantiasa memandang UNICEF sebagai salah satu mitra pembangunan terpenting dan setia, yang mendampingi Pemerintah dalam proses pembuatan kebijakan, pemberian bantuan teknis, dan intervensi yang efektif.
Mengutip dukungan UNICEF, mulai dari kegiatan penyelamatan, gizi sekolah, vaksin, hingga penyediaan jutaan dosis vaksin COVID-19 selama pandemi, Wakil Perdana Menteri menegaskan bahwa dukungan UNICEF telah menjangkau setiap orang dan daerah paling terpencil di Vietnam.
Mengucapkan terima kasih kepada Wakil Perdana Menteri Le Thanh Long atas waktu yang diluangkan untuk menerima delegasi, Direktur Regional UNICEF Asia Timur dan Pasifik June Kunugi menyampaikan kesan mendalamnya mengenai kecepatan pembangunan Vietnam dan kemajuan luar biasa selama beberapa dekade terakhir, khususnya indikator terkait anak-anak dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Direktur Regional UNICEF Asia Timur dan Pasifik June Kunugi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas hilangnya nyawa dan kerusakan yang disebabkan oleh badai, banjir, dan tanah longsor baru-baru ini di Viet Nam.

Atas nama Pemerintah dan Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri Le Thanh Long mengucapkan terima kasih kepada Direktur June Kunugi dan delegasi atas kunjungan, belasungkawa dan dorongan kepada Vietnam, khususnya masyarakat di beberapa provinsi tengah yang baru saja menderita badai dan banjir parah, yang menyebabkan banyaknya korban jiwa dan harta benda.
Terkait kebijakan pembangunan, Wakil Perdana Menteri Le Thanh Long menegaskan bahwa Pemerintah Vietnam senantiasa menempatkan anak sebagai pusat dan fokus dalam perencanaan pembangunan sosial-ekonomi. Berinvestasi pada anak dianggap sebagai investasi strategis bagi masa depan negara, sejalan dengan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. Vietnam tengah mendorong berbagai reformasi besar di bidang kesehatan, pendidikan, dan jaminan sosial, seperti pembebasan biaya pendidikan dan pembangunan 248 sekolah berasrama antar tingkat. Khususnya, Partai dan Negara Vietnam selalu konsisten dalam pendiriannya untuk tidak mengabaikan isu jaminan sosial demi pembangunan ekonomi.
Direktur June Kunugi menekankan bahwa UNICEF percaya bahwa investasi Vietnam pada anak-anak merupakan fondasi bagi masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan perlindungan hak-hak anak, yang menciptakan kondisi bagi pembangunan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Inilah pendorong utama kemajuan dan kesuksesan Vietnam.
Direktur June Kunugi berharap bahwa Vietnam akan berbagi model yang baik dan pengalaman progresif dalam perawatan dan perlindungan anak melalui Kerja Sama Selatan-Selatan, terutama dalam menerapkan transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara aman dan bertanggung jawab untuk meningkatkan layanan dukungan anak.
Direktur June Kunugi juga mengatakan bahwa UNICEF mengusulkan untuk mengambil model perawatan dan perlindungan anak Vietnam sebagai contoh khas untuk menunjukkan bagaimana investasi pada anak-anak selaras dengan pembangunan ekonomi, dan mendorong pertumbuhan PDB.
Wakil Perdana Menteri Le Thanh Long mengakui dan sangat menghargai rekomendasi UNICEF; meminta UNICEF untuk terus mendampingi, mendukung, dan memobilisasi sumber daya internasional secara kuat bagi Vietnam dalam pekerjaan melindungi, merawat, dan mendidik anak-anak, terutama dalam mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul dan melaksanakan program-program dukungan khusus seperti gizi sekolah dan transformasi digital.
Wakil Perdana Menteri percaya bahwa kemitraan kepercayaan, tanggung jawab, dan visi bersama antara Vietnam dan UNICEF akan terus berkembang pesat, membawa banyak hasil praktis bagi anak-anak Vietnam.
Sumber: https://baotintuc.vn/thoi-su/pho-thu-tuong-le-thanh-long-tiep-giam-doc-unicef-khu-vuc-dong-a-thai-binh-duong-20251126105137540.htm






Komentar (0)