![]() |
Liga Premier mengalami gangguan terkait VAR terbanyak di Eropa. |
VAR terus menjadi fokus kontroversi di Premier League setelah sebuah studi baru mengungkapkan bahwa liga papan atas Inggris mengalami gangguan paling banyak di Eropa karena teknologi asisten wasit video .
Menurut data yang dikumpulkan oleh Snickers bekerja sama dengan Opta , penggemar Premier League harus menunggu total 1.126 menit setiap musim agar VAR membuat keputusan. Ini setara dengan hampir 19 jam atau hampir 12 pertandingan sepak bola penuh.
Pertandingan yang terganggu terjadi hampir sepertiga dari 38 pertandingan yang dimainkan setiap tim di Liga Primer setiap musimnya. Ini juga merupakan tingkat tertinggi di antara liga-liga top Eropa.
La Liga berada di peringkat kedua dengan 1.086 menit waktu menunggu VAR. Serie A mencatat 823 menit, sementara Bundesliga hanya mencapai 604 menit selama periode statistik dari tahun 2017 hingga 2025.
Meskipun data menunjukkan bahwa setiap pengecekan VAR rata-rata hanya berlangsung selama 58,3 detik, survei terhadap 1.600 penggemar mencerminkan sentimen yang sama sekali berbeda. Sebanyak 23% responden percaya bahwa VAR sering membutuhkan waktu lebih dari 90 detik untuk membuat keputusan.
Arsenal adalah tim yang paling terdampak VAR di Eropa, dengan 78 insiden dan total 80 menit gangguan sejak teknologi tersebut diperkenalkan. West Ham berada di urutan berikutnya dengan 68 insiden, sementara Brighton memiliki 60 insiden.
Yang perlu diperhatikan, 7 dari 10 klub yang paling terpengaruh oleh VAR di Eropa berasal dari Premier League.
Survei OnePoll juga mengungkapkan bahwa 36% penggemar percaya VAR membuat pengalaman menonton sepak bola menjadi kurang menarik. Sementara itu, 37% berpikir teknologi tersebut membuat permainan terlalu lambat, dan 18% mengaku pernah berdebat dengan teman atau keluarga tentang keputusan VAR.
Kontroversi terbaru muncul dalam kemenangan Manchester United 3-2 atas Nottingham Forest, ketika gol Matheus Cunha disahkan meskipun Bryan Mbeumo melakukan handball pada permainan sebelumnya.
Sumber: https://znews.vn/premier-league-dung-dau-chau-au-ve-var-post1652422.html












Komentar (0)