Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Logo 'Disco globe' menuai kecaman, Spotify akan mengembalikan logo lama.

Upaya Spotify untuk "menyegarkan" citranya menjelang ulang tahun ke-20 telah berubah menjadi salah satu perubahan desain merek yang paling kontroversial yang pernah dilihat platform streaming musik ini baru-baru ini.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ19/05/2026

'Quả cầu disco' bị phản ứng, Spotify sẽ đưa logo cũ trở lại - Ảnh 1.

Logo "bola dunia disko" Spotify (kiri) telah menuai kritik, dan platform tersebut mengatakan akan kembali menggunakan logo lama minggu depan - Foto: Variety

Menurut beberapa sumber internasional seperti Variety , TechCrunch , dan The Verge , Spotify telah mengkonfirmasi akan mengembalikan logo tradisionalnya mulai minggu depan setelah menghadapi reaksi negatif dari pengguna atas ikon "bola dunia disko" yang baru.

Spotify telah kehilangan identitas minimalisnya.

Pada tanggal 13 Mei, Spotify secara tak terduga mengubah logo aplikasi iPhone-nya menjadi bola disko biru bercahaya untuk merayakan ulang tahun ke-20. Ini adalah bagian dari kampanye "Spotify 20: Your Party of the Year(s)" – sebuah pengalaman interaktif yang memungkinkan pengguna untuk melihat kembali riwayat mendengarkan musik mereka.

Namun, alih-alih menciptakan suasana meriah, logo baru tersebut dengan cepat memicu kontroversi di media sosial. Dalam komentar di forum Reddit tentang Spotify, banyak pengguna mengatakan logo baru itu "sulit dilihat," "terlalu ramai," "terlihat seperti kesalahan tampilan," dan mengurangi identitas minimalis Spotify.

Sementara itu, sebuah cuitan di X (Twitter) yang berbunyi, "Perancang logo ini harus dipecat," mendapatkan jutaan tayangan. Menanggapi reaksi negatif tersebut, akun resmi Spotify menjawab: "Kami tahu tidak semua orang menyukai tampilan metalik ini. Perubahan sementara ini akan segera berakhir. Logo Spotify yang familiar akan kembali minggu depan."

Banyak pakar branding juga angkat bicara tentang insiden tersebut. Jack Appleby, seorang konsultan media sosial di AS, berkomentar bahwa logo baru tersebut memiliki "masalah pengenalan merek yang besar," terutama ketika ditampilkan di layar ponsel yang kecil.

Menurutnya, warna biru baru Spotify terlalu gelap jika dipadukan dengan latar belakang hitam, dan efek bola disko membuat ikonnya terdistorsi dan sulit dikenali pada ukuran ikon aplikasi.

Apakah warganet bereaksi berlebihan?

Namun, sebagian orang berpendapat bahwa komunitas online bereaksi terlalu keras terhadap perubahan yang hanya bersifat sementara. Michael Miraflor, direktur strategi global di grup media WPP, berkomentar bahwa Spotify "dibully" hanya karena mencoba sesuatu yang menyenangkan untuk merayakan ulang tahun ke-20-nya.

Kisah Spotify semakin menggambarkan meningkatnya kepekaan pengguna terhadap identitas merek digital. Di era ponsel pintar, ikon aplikasi bukan hanya logo tetapi telah menjadi bagian integral dari kebiasaan visual sehari-hari ratusan juta pengguna.

Oleh karena itu, perubahan kecil pada warna atau desain pun dapat memicu perdebatan global dalam hitungan jam.

QUYNH NGUYEN

Sumber: https://tuoitre.vn/qua-cau-disco-bi-phan-ung-spotify-se-dua-logo-cu-tro-lai-20260519110557015.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Yêu gian hàng Việt Nam

Yêu gian hàng Việt Nam

Mùa thu hoạch chè

Mùa thu hoạch chè

Hari Nenek

Hari Nenek