
Dalam alam semesta yang diciptakan oleh lima unsur Logam, Kayu, Air, Api, dan Tanah, suara piano, biola, saksofon, dan kuintet gesek 'melukis' gambaran kehidupan manusia, penuh dengan emosi kegembiraan dan kesedihan, cinta yang penuh gairah, kehilangan dan perpisahan, dan kenangan masa kecil.
Itulah isi album mini "Hoi anh am nhac" karya musisi Tong Duc Cuong (Cuong Tong) yang baru saja dirilis untuk umum. Ia baru saja kembali ke Vietnam setelah menyelesaikan program Magisternya di Konservatorium Musik Tiongkok.
Pada usia 19 tahun, Cuong Tong memenangkan Juara Pertama Grup B Kompetisi Bakat Musik Simfoni-Kamar yang diselenggarakan oleh 'Autumn Concours 2007'. Setelah itu, ia menghabiskan lebih dari 13 tahun belajar dan berkarya di pasar seni Tiongkok.

Di pasar yang sangat kompetitif seperti Tiongkok, pianis, musisi, dan produser musik Cuong Tong telah membangun posisi yang solid. Ia menggubah lagu untuk lebih dari 8 serial TV dan film Tiongkok, memproduksi dan mengaransemen hampir 80 lagu dengan beragam gaya dan genre yang telah dirilis di Tiongkok, serta memproduksi musik untuk pertandingan gim dan acara olahraga besar.
Contoh terkenalnya antara lain menggubah lagu untuk film "Painted Skin: Love Ear" (2024), menjadi Direktur Musik untuk film "Ten Days and Nights of Magic" (2020); menggubah soundtrack untuk film "Young God of War Zhou Yu" (2020); memproduksi musik untuk film "Wen Chaorong" (2018), "Great Hero" (2018), dan "Three Kingdoms: Undefeated Warrior" (2021)...

Cuong Tong mengatakan ini adalah saat yang tepat, dengan segala faktor 'waktu surgawi, lokasi yang menguntungkan, dan keharmonisan masyarakat' baginya untuk berkontribusi kepada khalayak dan pasar seni negeri ini.
Dalam "Musical Recollections", ia memperkenalkan lima karya instrumental yang sekonsisten film sinematik yang menceritakan perjalanan musikal dengan nuansa dan perkembangan emosi yang utuh. Karya-karya tersebut adalah: "Love Waltz", "Listening to the Sea", "Fire", "Autumn", dan "Childhood Memories". Setiap karya mewakili satu elemen: Logam, Air, Api, Kayu, dan Tanah, yang juga menjadi inspirasi bagi sutradara visual Do Hong Son dalam menciptakan video musik untuk album ini.

Jika "Waltz of Love" menandai awal dari cinta sejati, maka "Listen to the Sea" memiliki pergulatan batin, intensitas, konflik, dan perjuangan, yang berpuncak pada "Fire" dengan perpisahan dan perpisahan. Karya "Autumn" adalah emosi yang lembut dan damai setelah kehilangan. Dan "Childhood Memories" adalah kembali ke jati diri.
Mengomentari karya musik Cuong Tong, Seniman Rakyat Quang Tho mengatakan bahwa kelima karya instrumental tersebut menyatu menjadi satu kesatuan yang koheren layaknya sebuah cerita, sebuah perjalanan emosional yang kemudian menjadi sebuah karya besar dan komprehensif. Karya ini bukan lagi karya mini seperti yang diakui sang musisi dengan rendah hati, melainkan sebuah karya instrumental yang bernilai seni dan tidak semua musisi mampu melakukannya.
Menurut VNASumber: https://baohaiphong.vn/quai-kiet-nhac-phim-tro-ve-que-huong-voi-du-an-lam-moi-nhac-han-lam-528152.html






Komentar (0)