• Kampanye emulasi meliputi "Inovasi dan Transformasi Digital" dan "Literasi Digital untuk Masyarakat".
  • Inovasi, kreativitas, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah kunci untuk mencapai terobosan.
  • Mempromosikan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital.
  • Ca Mau adalah pelopor dalam inovasi dan terobosan dalam transformasi digital.

Seluruh angkatan darat merangkul inovasi dan menerapkan transformasi digital.

Komisi Militer Pusat telah menetapkan tujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi , dan transformasi digital di militer pada tahun 2030 agar menjadi salah satu kelompok terdepan secara nasional, dengan beberapa bidang mencapai standar internasional; menguasai teknologi strategis dan teknologi digital, serta meningkatkan kemandirian dalam desain, pembuatan, peningkatan, dan modernisasi senjata dan peralatan berteknologi tinggi. Ini termasuk mengembangkan senjata strategis, meningkatkan kemampuan tempur, mengakses teknologi global canggih, dan melakukan operasi manajemen, komando, dan kontrol dalam lingkungan digital.

Untuk mencapai tujuan ini dengan sukses, lembaga dan unit di seluruh angkatan darat, terutama komite Partai dan komandan di semua tingkatan, harus fokus pada memimpin dan mengarahkan upaya untuk meningkatkan kesadaran, membangun tekad politik, dan menciptakan momentum baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital. Implementasi resolusi di atas harus dianggap sebagai terobosan prioritas utama dalam membangun angkatan darat yang revolusioner, teratur, elit, dan modern.

Berdasarkan penilaian Komando Militer Wilayah 9, Provinsi Ca Mau merupakan salah satu unit teratas yang secara efektif menerapkan transformasi digital di Wilayah Militer tersebut. (Foto disediakan oleh Komando Militer Provinsi)

Berbagai instansi dan unit di seluruh militer dengan cepat menyebarkan pengetahuan ilmiah dan teknologi kepada para perwira, prajurit, dan pekerja pertahanan melalui surat kabar, platform digital, jejaring sosial, dan sarana elektronik lainnya; menjadikan "Gerakan Literasi Digital " sebagai sesuatu yang teratur dan meluas; dan berupaya agar setiap perwira dan prajurit menjadi "prajurit digital".

Memastikan infrastruktur transmisi data militer yang andal untuk mendukung transformasi digital. (Foto disediakan oleh Komando Militer Provinsi)

Bersamaan dengan itu, lembaga dan unit harus segera menyelesaikan kerangka kerja kelembagaan; memperkuat investasi dan meningkatkan infrastruktur untuk ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital di militer. Mereka harus secara efektif menerapkan "Strategi Pengembangan Sistem Komunikasi Militer untuk periode 2021-2030, dengan visi hingga 2045". Prioritas harus diberikan pada pengembangan dan pemanfaatan sumber daya manusia berkualitas tinggi untuk memenuhi persyaratan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital di militer, guna memenuhi persyaratan dan tugas pertahanan nasional dalam situasi baru.