Quoc Thien mengunjungi makam orang tuanya setelah konser
Hampir seminggu setelah konser langsung SKYNOTE: The Reflection 2025 berakhir, Quoc Thien masih merasa gembira, gema emosi di hatinya sangat jelas, terutama pada saat pertunjukan berakhir.


"Tim saya dan saya telah mempersiapkan proyek ini selama berbulan-bulan, melewati banyak tahapan tekanan dan tantangan, jadi ketika melodi terakhir terdengar, saya benar-benar bersemangat, berkata pada diri sendiri: 'Saya berhasil'.
Saya berdiri memandangi panggung cukup lama, hampir tak percaya bahwa hampir 10.000 penonton masih bertahan hingga menit terakhir. Saya sangat berterima kasih kepada penonton, kru, dan rekan-rekan saya atas kepercayaan dan kebersamaan mereka. Dan saat itu, saya merasa diri saya telah berkembang pesat dalam perjalanan musik saya. SKYNOTE 2025 telah memberi saya sebuah tonggak sejarah yang pasti akan saya kenang kembali bertahun-tahun kemudian dan masih akan saya banggakan," ujar penyanyi tersebut.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada para kru, mulai dari teknis, tata lampu, tata suara, band hingga artis tamu. Semuanya lelah dan stres, tetapi tidak membiarkan diri mereka bekerja asal-asalan.
Sebelum komentar "setelah konser, karier Quoc Thien mencapai puncak baru" dari seniornya - penyanyi Ho Ngoc Ha, ia menganggapnya sebagai motivasi untuk berusaha lebih keras.
Setelah pertunjukan, ia mengunjungi makam orang tuanya dan bercerita tentang perjalanan kariernya saat ini.
Quoc Thien menangis tersedu-sedu saat konser langsung
Rapper Tien Dat berbicara pada dirinya sendiri
Dinh Tien Dat baru saja merilis MV "I'm still stupid" (komposer: Pham Viet Hoang) - lagu ke-4 dalam EP "I'm 30 ".
Balada pedesaan yang kaya akan narasi adalah jeda emosional antara siksaan dalam "Leave That Hand" , sedikit penyesalan dalam "When We Break Up, Then We Know", atau tatapan tajam dan penuh pengalaman dalam "Chi Pheo ".
Baris pembuka lagu: "Kita telah melalui begitu banyak kesulitan dalam hidup..." dibawakan oleh Tien Dat dengan lembut seperti menulis buku harian musikal.
Lagu ini membawa pendengar ke setiap kenangan, mulai dari mimpi pertama, rasa cinta yang mendalam, berbagai rintangan, hingga "rasa sakit yang belum berubah menjadi penyesalan". Semangat lagu ini tidak sedih atau negatif, tetapi mengingatkan pendengar akan kecanggungan—hal-hal yang membentuk mereka menjadi pribadi seperti sekarang ini.

Video klipnya disutradarai Tung Phan dengan gaya minimalis dengan cahaya alami, gerakan lambat, dan ritme sedang.
Di sana, Tien Dat tampak berdialog dengan dirinya sendiri: seorang pria yang bersedia mengenang masa mudanya, mengakui kebodohannya, dan tersenyum pada masa lalu.
Ia memilih lagu Ta con dai kho di nomor 4 karena lagu ini merupakan titik balik yang penting dalam perjalanan menuju kedewasaan seseorang. Lagu ini juga mencerminkan jati diri dan kedalaman emosi sang rapper.
Tien Dat meyakini bahwa setiap orang akan mengalami saat-saat ketika mereka perlu berhenti dan mengingat masa mudanya dengan mimpi-mimpinya yang membara, saat-saat canggung, dan saat-saat yang terlupakan.
Kutipan dari "Aku Masih Bodoh"
Sumber: https://vietnamnet.vn/quoc-thien-hai-long-voi-nhung-gi-dang-co-tien-dat-mim-cuoi-voi-nhung-dai-kho-2467746.html






Komentar (0)