Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bertekad untuk menghijaukan Jalan Lingkar 1

Polusi udara menjadi tantangan besar bagi kualitas hidup warga Hanoi, terutama di kawasan pusat kota bersejarah. Lalu lintas dianggap sebagai sumber emisi utama. Sejumlah besar partikel halus PM2.5, bersama dengan gas NOx, SO2, dan CO, dihasilkan setiap hari dari kendaraan pribadi yang menggunakan bahan bakar fosil.

Hà Nội MớiHà Nội Mới02/05/2026

Kawasan di dalam Jalan Lingkar 1 Hanoi selalu menghadapi tekanan terbesar karena kepadatan penduduk yang tinggi dan lalu lintas kendaraan bermotor yang konstan. Oleh karena itu, penerapan zona emisi rendah di sini untuk mengendalikan sumber polusi dianggap sebagai pilihan penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, sejalan dengan semangat Undang-Undang Kota Ibu Kota (yang telah diubah) tahun 2026 dan resolusi Dewan Rakyat Kota. Mulai 1 Juli, Hanoi akan memulai uji coba zona emisi rendah di beberapa area di dalam Jalan Lingkar 1, yang menunjukkan tekad kuat pemerintah ibu kota dalam perjalanannya membangun kota hijau.

Tantangannya terletak pada pencapaian tujuan lingkungan sekaligus menstabilkan kehidupan masyarakat. Pembentukan zona rendah emisi merupakan kebijakan utama yang secara langsung berdampak pada transportasi dan mata pencaharian masyarakat, serta kegiatan produksi dan bisnis perusahaan. Jika diimplementasikan secara tergesa-gesa, kebijakan ini dapat dengan mudah menjadi bumerang. Laporan tentang "Zona Rendah Emisi di dalam Jalan Lingkar 1, Kota Hanoi," yang baru-baru ini diserahkan oleh Dinas Pertanian dan Lingkungan Hanoi, menunjukkan bahwa proyek tersebut memilih pendekatan yang hati-hati: tidak langsung melarang kendaraan berbahan bakar bensin, tetapi mengendalikannya secara bertahap berdasarkan standar emisi, jam lalu lintas, klasifikasi kendaraan, dan kondisi infrastruktur alternatif. Ini adalah arah yang tepat. Karena transisi hijau tidak dapat hanya bergantung pada perintah administratif; transisi hijau harus dimulai dengan kepercayaan masyarakat, membawa manfaat bagi mereka daripada menambah beban.

Namun, untuk mewujudkan zona rendah emisi di dalam Jalan Lingkar 1, Hanoi membutuhkan tekad yang kuat dan implementasi simultan dari berbagai kelompok solusi. Yang terpenting adalah berpegang pada peta jalan: mulai 1 Juli 2026, program percontohan akan diimplementasikan di beberapa jalan pusat di sekitar Danau Hoan Kiem seperti Trang Tien, Le Thai To, Ma May, dll., dengan memprioritaskan wilayah kelurahan Hoan Kiem. Mulai 1 Januari 2027, program percontohan akan diperluas ke 14 jalan dengan luas sekitar 3,6 km² ; mulai 1 Januari 2028, akan diterapkan di seluruh Jalan Lingkar 1, termasuk 9 kelurahan dalam kota; dan mulai tahun 2030, akan diperluas ke Jalan Lingkar 3.

Selain itu, transportasi umum harus selangkah lebih maju. Tidak mungkin membatasi kendaraan pribadi jika masyarakat tidak memiliki alternatif yang nyaman. Kota perlu mempercepat investasi pada bus listrik dan bus ramah lingkungan, memperluas koneksi metro, meningkatkan tempat parkir transit, fasilitas parkir, dan stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik. Ketika transportasi umum cukup kuat, masyarakat akan secara sukarela mengubah kebiasaan mereka.

Selain pengembangan infrastruktur, kota ini membutuhkan kebijakan untuk mendukung warga dan bisnis dalam beralih ke transportasi ramah lingkungan. Kenyataannya, banyak pekerja masih mencari nafkah dengan menggunakan sepeda motor berbahan bakar bensin; banyak bisnis transportasi dan logistik bergantung pada kendaraan tradisional. Sekadar mewajibkan perubahan tanpa dukungan yang memadai akan sulit mencapai konsensus. Kuncinya adalah mewujudkannya dengan mekanisme insentif yang jelas dan mudah diakses.

Untuk memastikan bahwa implementasi zona emisi rendah tidak hanya menjadi formalitas, penerapan teknologi dalam pemantauan dan pengelolaan harus diperkuat. Implementasi zona emisi rendah akan tidak efektif tanpa sistem data yang akurat dan alat kontrol yang transparan. Kota perlu berinvestasi dalam sistem komprehensif kamera pengenalan kendaraan, platform manajemen data emisi, dan konektivitas antar sektor antara transportasi, lingkungan, kepolisian, dan pemerintah daerah. Pada saat yang sama, kota perlu mempublikasikan peta jalan implementasi, secara teratur terlibat dalam dialog, dan mendengarkan masukan dari tingkat akar rumput untuk menyesuaikan kebijakan agar lebih sesuai dengan realitas praktis.

Pembentukan zona rendah emisi di dalam Jalan Lingkar 1 bukan hanya tentang mengurangi polusi udara, tetapi juga ujian kapasitas tata kelola perkotaan Hanoi dan tekadnya untuk tidak mengorbankan lingkungan demi pertumbuhan jangka pendek. Sebuah ibu kota yang hijau, cerdas, dan layak huni harus dimulai dengan kebijakan yang tegas dan solusi yang kuat untuk mewujudkan tekad tersebut.

Sumber: https://hanoimoi.vn/quyet-tam-xanh-hoa-vanh-dai-1-748102.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin

Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin

Kompetisi menumbuk beras tradisional di festival budaya.

Kompetisi menumbuk beras tradisional di festival budaya.

Peringatan 80 Tahun A

Peringatan 80 Tahun A