Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Gencatan senjata gagal, perundingan perdamaian terhenti.

Hubungan antara AS dan Iran tetap berada dalam keadaan buntu, terjebak antara konflik dan perundingan perdamaian. Pada kenyataannya, pertempuran belum benar-benar berakhir, meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Hà Nội MớiHà Nội Mới11/05/2026

Meskipun Presiden AS Donald Trump dan para sekutunya berulang kali menyatakan bahwa perang telah berakhir, kedua belah pihak terus saling menyerang.

Selama periode terakhir, kedua pihak telah mengadakan banyak putaran kontak diplomatik , bertukar dan mengusulkan topik negosiasi, tetapi pembicaraan perdamaian tetap buntu. Hingga saat ini, topik negosiasi yang diusulkan masing-masing pihak telah ditolak oleh pihak lain, dan sebaliknya. Baru-baru ini, hampir segera setelah menerima tanggapan Iran terhadap usulan AS untuk topik negosiasi, Donald Trump sepenuhnya menolak tanggapan Iran.

Gencatan senjata yang rapuh dan perundingan perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran memiliki banyak penyebab. Saat ini, kedua belah pihak terus saling menyerang, terutama karena kendali Iran atas Selat Hormuz dan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan selat tersebut.

Isu Selat Hormuz kini menjadi tantangan terbesar bagi kelanjutan perjanjian gencatan senjata dan juga merupakan salah satu isu sentral dalam perundingan perdamaian antara AS dan Iran. Jika gencatan senjata tidak dipertahankan, perundingan perdamaian tidak akan berlanjut, dan jika isu Selat Hormuz tidak diselesaikan, perundingan perdamaian kemungkinan besar tidak akan berhasil.

Kisah seputar Selat Hormuz kini telah menjadi ujian bagi niat baik kedua belah pihak terhadap perundingan perdamaian, serta kelayakan dan prospek keberhasilan proses perdamaian yang bertujuan mengakhiri perang.

Penguasaan Iran atas Selat Hormuz digunakan sebagai "senjata" baru dan efektif dalam konfliknya dengan AS, sehingga dapat dimengerti bahwa AS berupaya untuk menetralisir "senjata" Iran ini.

Perbedaan terbesar saat ini terletak pada perspektif masing-masing pihak: AS menuntut agar Iran membuka selat tersebut untuk jalur pelayaran yang bebas dan aman bagi kapal, sementara Iran menuntut agar AS mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan Selat Hormuz, serta mengakui kedaulatan Iran atas selat tersebut.

Alasan lain adalah bahwa kedua belah pihak terus memberlakukan prasyarat yang ketat meskipun memahami bahwa peluang penerimaannya sangat rendah. AS masih menuntut agar Iran sepenuhnya mengakhiri program nuklir dan rudalnya serta berhenti mendukung angkatan bersenjata pro-Iran di kawasan tersebut.

Sementara itu, Iran tetap teguh pada pendiriannya bahwa mereka berhak untuk melanjutkan program nuklir dan rudalnya untuk tujuan damai, sekaligus menuntut agar AS mengakhiri sanksi dan memberikan ganti rugi perang.

Dalam konteks ini, perundingan perdamaian belum mampu mencapai kemajuan substantif karena tidak ada pihak yang menawarkan proposal perdamaian yang dapat diterima pihak lain tanpa dianggap kalah dalam perang.

Gencatan senjata selalu bisa dilanggar, dan perundingan perdamaian tetap terhenti karena kurangnya kepercayaan. Iran tidak percaya Donald Trump dan para sekutunya akan mematuhi perjanjian tersebut.

Sebaliknya, Donald Trump tetap sangat percaya diri dengan kekuatan militer Amerika, selalu menempatkan AS pada posisi superioritas, dan terus menganjurkan paksaan dan intimidasi terhadap Iran daripada pembicaraan perdamaian yang setara.

Dengan kata lain, proses perundingan perdamaian tidak memiliki landasan yang kokoh, dan sekarang bukanlah waktu atau konteks yang tepat untuk proses tersebut berjalan lancar.

Mengingat gencatan senjata akan menguntungkan kedua belah pihak, terlepas dari potensi perpecahan yang mungkin terjadi, kedua belah pihak akan mempertahankan gencatan senjata tersebut. Perundingan perdamaian tidak akan sepenuhnya gagal, tetapi kemungkinan besar akan tetap menemui jalan buntu.

Sumber: https://hanoimoi.vn/ran-vo-ngung-chien-be-tac-hoa-dam-749465.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Danau Hoan Kiem

Danau Hoan Kiem

perdamaian

perdamaian

Truyền nghề cho trẻ khuyết tật

Truyền nghề cho trẻ khuyết tật