Striker berusia 28 tahun itu dimasukkan oleh pelatih Thomas Tuchel ke dalam skuad Inggris untuk ajang sepak bola terbesar di dunia. Namun, alih-alih menyebut Manchester United dalam pesan terima kasihnya, Rashford hanya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Unai Emery, Hansi Flick, Aston Villa, Barcelona, dan tim nasional Inggris.
Unggahan ini dengan cepat memicu kontroversi, dengan banyak yang berpendapat bahwa Rashford sengaja mengabaikan klub masa kecilnya di tengah ketidakpastian tentang masa depannya di Old Trafford.
Setelah mendapat kecaman dari para penggemar, Rashford harus menggunakan media sosial untuk memberikan klarifikasi. Dia menegaskan bahwa pesan tersebut sama sekali bukan serangan yang ditujukan kepada klubnya.
"Saya adalah penggemar Manchester United dan itu tidak berubah. Saya hanya ingin berterima kasih kepada para manajer dan klub yang telah bekerja sama dengan saya selama 18 bulan terakhir. Mereka sangat berperan dalam membantu saya kembali ke skuad Inggris," ujar Rashford.
Setelah sempat tersisihkan di bawah mantan manajer Ruben Amorim, Rashford pindah ke Barcelona dengan status pinjaman dan dengan cepat membangkitkan kembali performanya. Ia berkontribusi pada kemenangan tim Catalan di La Liga dan Piala Super Spanyol, dan Barca sedang mempertimbangkan transfer permanen dengan nilai sekitar 26 juta poundsterling. Namun, kesepakatan tersebut belum rampung, sehingga masa depan Rashford masih belum pasti menjelang Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Manchester United baru saja menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala baru mereka dan sedang mempersiapkan perombakan skuad. Menurut media Inggris, Rashford bukan bagian dari rencana jangka panjang klub Old Trafford.
Sumber: https://znews.vn/rashford-lam-ro-hanh-dong-da-deu-mu-post1653643.html











Komentar (0)