Seorang jutawan Austria ingin membagi warisan senilai 25 juta euro (sekitar 670 miliar VND) dari neneknya Traudl Engelhorn-Vechiatto dan dia telah menemukan solusi yang unik.
Marlene Engelhorn, 31, dari Wina, adalah cucu dari Friedrich Engelhorn, pendiri perusahaan kimia dan farmasi terkemuka Jerman, BASF. Ketika neneknya meninggal dunia pada September 2022, Engelhorn mewarisi kekayaan yang sangat besar. Dengan warisan ratusan miliar ini, ia dapat dengan mudah menikmati hidup mewah tanpa perlu khawatir.
Namun, Marlene Engelhorn menimbulkan kehebohan tak lama setelah mewarisi harta warisan tersebut. Anak orang kaya dari Generasi Y ini pergi ke pers dan menyatakan bahwa ia merasa tidak adil dan tidak pantas jika orang yang tidak pernah bekerja atau berkontribusi bagi masyarakat bisa memiliki uang sebanyak itu.
Keluarga Marlene Engelhorn merupakan keluarga bangsawan yang sudah lama berkecimpung di Eropa.
Terlahir dari keluarga terkaya dan paling berkuasa di Austria, Marlene Engelhorn bersekolah di sekolah terbaik dan menjalani kehidupan impian banyak orang. Ia hidup dalam kemewahan dan baru tahu bagaimana "orang biasa" hidup setelah dewasa dan terjun ke masyarakat. Tak hanya mewariskan harta warisan yang sangat besar, puluhan, bahkan ratusan juta euro, Marlene Engelhorn juga mendirikan sebuah organisasi untuk mendorong anak-anak orang kaya lainnya di seluruh dunia agar merelakan warisan mereka seperti dirinya.
Untuk memberi contoh, dia memutuskan untuk memberikan semua warisannya dan menganggap ini sebagai tindakan untuk mengurangi kesenjangan antara si kaya dan si miskin dalam masyarakat.
"Saya mewarisi kekayaan dan karenanya memiliki kekuasaan tanpa harus melakukan apa pun untuk mendapatkannya," katanya. "Dan pemerintah bahkan tidak mau memajaki uang ini. Saya tahu ada orang-orang di luar sana yang berjuang setiap hari hanya untuk bisa makan."
Baru-baru ini, ahli waris memutuskan untuk mendistribusikan kembali asetnya dengan mengajak semua orang untuk datang dan mewarisi. Anda hanya perlu memenuhi dua syarat: menjadi warga negara Austria dan mampu menyusun rencana pengeluaran yang wajar.
Jutawan itu akan membagi asetnya di antara 50 orang asing.
Kampanye Marlene tentu saja menarik banyak perhatian. Pada bulan Januari, lebih dari 10.000 orang asing mendaftar untuk menjadi pewaris anak orang kaya tersebut. Ia berencana untuk memilih 50 orang dan mendengarkan pandangan mereka tentang bagaimana menggunakan warisan mereka dalam pertemuan tertutup yang diadakan di akhir pekan.
Mereka yang terpilih akan menerima 1.200 euro (sekitar 32 juta VND) untuk setiap akhir pekan yang mereka hadiri. Layanan penitipan anak dan penerjemah juga akan disediakan bagi mereka yang membutuhkan.
Marlene Engelhorn yakin diskusi tersebut dimaksudkan untuk "melayani demokrasi".
"Saya tidak punya hak veto," ujarnya. "Saya menyerahkan aset saya kepada 50 orang ini dan mempercayakannya kepada mereka."
Sumber: Indy100
[iklan_2]
Sumber






Komentar (0)