Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mencuci muka dengan air panas dapat menyebabkan kulit Anda "meminta pertolongan".

Menurut Dr. Do Thi Minh Nghia, Kepala Departemen Dermatologi di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Pusat, perawatan kulit di cuaca dingin tidak terlalu rumit, tetapi membutuhkan kepatuhan pada prinsip-prinsip ilmiah untuk melindungi kulit dan menjaga penampilan awet muda dalam jangka waktu lama.

Báo Phụ nữ Việt NamBáo Phụ nữ Việt Nam21/05/2026

Di musim dingin, ketika kelembapan udara menurun drastis, lapisan pelindung alami kulit menjadi lebih rapuh dari sebelumnya. Ini juga merupakan waktu ketika kulit paling rentan terhadap kekeringan, pengelupasan, kusam, dan penuaan dini jika tidak dirawat dengan benar.

Menurut Dokter Spesialis Do Thi Minh Nghia, salah satu kesalahan paling umum di musim dingin adalah mencuci muka dengan air yang terlalu panas. Dalam cuaca dingin, banyak orang berpikir bahwa air yang sangat panas akan lebih nyaman, tetapi kenyataannya, kebiasaan ini lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat.

Air panas menghilangkan minyak alami yang membantu melembapkan dan melindungi kulit, menyebabkan kulit lebih cepat dehidrasi, menjadi kering, pecah-pecah, dan sensitif. Dokter menyarankan untuk hanya menggunakan air hangat kuku, sekitar 30-35 derajat Celcius. Setelah mencuci muka, saat kulit masih sedikit lembap, segera mengoleskan toner atau pelembap akan membantu "mengunci" kelembapan, menjaga kelembutan dan elastisitas kulit.

Selain pelembapan eksternal, hidrasi internal juga memainkan peran penting dalam perawatan kulit di musim dingin. Cuaca dingin sering mengurangi rasa haus, menyebabkan banyak orang minum air lebih sedikit daripada yang sebenarnya mereka butuhkan, sementara tubuh tetap kehilangan air melalui kulit dan pernapasan. Untuk mencegah kulit kering dan kusam, Dr. Do Thi Minh Nghia merekomendasikan untuk menjaga asupan air harian sekitar 2-2,5 liter. Selain air putih, Anda dapat menambahkan jus buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, jeruk bali, jambu biji, atau air kelapa. Vitamin C tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh tetapi juga mendukung produksi kolagen, membantu kulit menjadi cerah, merata, dan penuh vitalitas menjelang Tết (Tahun Baru Imlek).

Kesalahpahaman umum lain yang sering ditemui dokter pada pasien adalah anggapan bahwa karena sinar matahari berkurang di musim dingin, tabir surya tidak diperlukan. Padahal, sinar ultraviolet, terutama sinar UVA, tetap kuat bahkan pada hari berawan atau hujan. Sinar UVA dapat menembus awan dan kaca, diam-diam merusak struktur kolagen di bawah kulit, menyebabkan bintik-bintik gelap dan mempercepat proses penuaan. Oleh karena itu, tabir surya tetap menjadi langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit pagi Anda. Memilih tabir surya dengan tambahan bahan pelembap akan memberikan perlindungan menyeluruh tanpa membuat kulit Anda kering.

Bagi mereka yang khawatir dengan kosmetik yang mengandung banyak bahan kimia, bahan-bahan alami dari dapur juga dapat menjadi "penolong" yang ampuh untuk kulit di musim dingin. Menurut dokter, yogurt tanpa pemanis, madu, bubuk kunyit, atau air beras semuanya merupakan pilihan yang aman dan efektif. Yogurt mengandung asam laktat yang dengan lembut mengelupas sel kulit mati dan melembapkan secara mendalam, sementara kunyit dan madu memiliki sifat anti-inflamasi, membantu menyembuhkan kulit pecah-pecah dan memperbaiki warna kulit.

Mengaplikasikan masker wajah alami secara teratur sekitar 2-3 kali seminggu akan membantu kulit Anda pulih dengan cepat, menjadi lebih halus dan bercahaya. Untuk kulit kering, air beras juga merupakan solusi sederhana dan mudah, tetapi penting untuk hanya menggunakan air beras yang baru dicuci dan jangan membiarkannya terlalu lama untuk menghindari risiko pertumbuhan bakteri dan infeksi kulit.

Rửa mặt bằng nước nóng vào mùa đông khiến da

Pengelupasan kulit secara teratur adalah cara efektif untuk menjaga kulit Anda tetap terlihat terbaik selama musim dingin.

Selain melembapkan, eksfoliasi secara teratur juga merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan. Penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit tidak hanya membuat kulit kasar tetapi juga menghambat penyerapan nutrisi. Namun, di musim dingin, kulit seringkali lebih sensitif, jadi sebaiknya prioritaskan eksfolian berbasis krim atau gel yang lembut, hindari yang memiliki butiran besar yang mudah merusak kulit.

Menurut Dokter Spesialis Do Thi Minh Nghia, perawatan kulit adalah proses jangka panjang yang membutuhkan kesabaran dan pemahaman yang tepat tentang kulit seseorang. Dengan sepenuhnya mengikuti langkah-langkah pembersihan, pelembapan dari dalam ke luar, dan perlindungan kulit dari faktor lingkungan, wanita dapat menjaga kulit tetap kenyal, sehat, dan bercahaya, siap untuk beraktivitas di musim semi dan merayakan Tahun Baru Imlek dengan percaya diri.

Sumber: https://phunuvietnam.vn/rua-mat-bang-nuoc-nong-khien-da-keu-cuu-238260121142629513.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Tanah air, tempat yang damai

Tanah air, tempat yang damai

Hari baru

Hari baru

Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin

Sinh viên Việt Nam năng động - tự tin