Tn. Pham Dinh T. (53 tahun, tinggal di bangsal Da Mai, kota Bac Ninh ) dibawa ke ruang gawat darurat di Rumah Sakit Umum Bac Ninh No. 1 oleh keluarganya dalam kondisi sakit perut berkepanjangan, demam tinggi terus-menerus, diare dan tidak ada respons terhadap antibiotik umum.
Menurut keterangan keluarga, sekitar 4 hari sebelum dirawat di rumah sakit, pasien minum bir dan makan daging kodok serta bebek. Menjelang malam, Tn. T. mengalami diare dan kondisi pencernaannya memburuk, disertai demam tinggi.
Setelah dirawat di Departemen Penyakit Dalam dan Gastroenterologi, pasien segera mengalami hipotensi berat, yang tidak membaik meskipun telah dilakukan resusitasi intensif. Menghadapi risiko syok septik progresif, pasien segera dipindahkan ke Departemen Perawatan Intensif dan Anti-Keracunan.
Di sini, setelah penilaian komprehensif, dokter mendiagnosis pasien dengan syok septik yang diduga disebabkan oleh bakteri usus.
Tanda-tanda vital menunjukkan perkembangan kegagalan multiorgan. Pasien menjalani hemodialisis berkelanjutan, antibiotik spektrum luas (Doprene dikombinasikan dengan Metronidazol), dan diuji isolasi patogennya menggunakan PCR waktu nyata (real-time PCR).

Dr. Ngoc Van Lo memeriksa seorang pasien di Departemen Perawatan Intensif dan Antiracun. Foto: RS CC.
Hasilnya menunjukkan bahwa pasien positif terinfeksi bakteri Salmonella Typhi, penyebab demam tifoid.
Pasien segera dipindahkan ke ruang isolasi, dan pada saat yang sama, anggota keluarga diberi instruksi yang cermat tentang prosedur pengendalian infeksi, terutama pengelolaan limbah medis untuk mencegah infeksi di rumah sakit.
Dr. Ngoc Van Lo, Departemen Perawatan Intensif - Antiracun, Rumah Sakit Umum Bac Ninh No. 1, mengatakan: "Pasien dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis: tekanan darah tidak dapat diukur, denyut nadi lemah, dan terdapat tanda-tanda kegagalan beberapa organ. Kami melakukan filtrasi darah, menggabungkan antibiotik, dan memberikan perawatan intensif berkelanjutan. Setelah 4 hari, pasien stabil, tidak demam, buang air kecil dan buang air besar normal, dan tanda-tanda vital membaik secara signifikan."
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/sau-bua-nhau-nguoi-dan-ong-phai-nhap-vien-loc-mau-lien-tuc-vi-nguyen-nhan-kho-tin-169251128191618083.htm






Komentar (0)