![]() |
Wasit Clement Turpin menangani pelanggaran Bastoni dengan sangat tegas. |
Pada dini hari tanggal 1 April, dalam final play-off Piala Dunia 2026, tim nasional Italia memulai pertandingan melawan tuan rumah Bosnia dengan cukup baik. Gol pembuka Moise Kean pada menit ke-15 memberi Azzurri keunggulan, meskipun mereka tidak sepenuhnya mendominasi permainan.
Namun, titik balik terjadi pada menit ke-42. Alessandro Bastoni melakukan pelanggaran terhadap Memic saat lawan menerobos pertahanan untuk menghadapi kiper. Bek asal Italia itu adalah pemain terakhir di lini pertahanan dan lambat melakukan tekel, memaksa wasit Clement Turpin untuk memberikan kartu merah langsung.
Kartu merah tersebut menempatkan Italia dalam posisi sulit, memaksa mereka bermain dengan 10 pemain untuk sisa pertandingan.
Pelatih Gennaro Gattuso segera melakukan perubahan pemain, mengganti Mateo Retegui dengan Federico Gatti untuk memperkuat pertahanan. Sejak saat itu, Italia terpaksa mengubah pendekatan mereka, memprioritaskan kekompakan daripada tekanan terus-menerus.
![]() |
Bastoni diusir dari lapangan pada hari Italia kalah dari Bosnia. |
Dengan satu pemain kurang, Italia tidak mampu mempertahankan tempo permainan mereka sebelumnya. Bosnia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sehingga pertandingan berakhir imbang. Setelah 120 menit, kedua tim tidak mampu meraih kemenangan, sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam adu penalti, Italia gagal mempertahankan keunggulan. The Azzurri kalah dari Bosnia, sehingga gagal lol获得 tiket ke Piala Dunia 2026.
Kartu merah Bastoni menjadi momen penentu pertandingan. Dari memimpin dan mengendalikan permainan, Italia kehilangan keunggulan mereka hanya karena satu kesalahan.
Kesalahan ini juga memperpanjang masa ketidakstabilan Bastoni pada tahun 2026, karena ia berulang kali terlibat dalam situasi kontroversial.
Bagi Italia, kekalahan ini bukan hanya sebuah kerugian, tetapi juga berakhirnya kesempatan mereka untuk berpartisipasi dalam ajang sepak bola terbesar di planet ini.
Sumber: https://znews.vn/the-do-tai-hai-cua-bastoni-post1639816.html









Komentar (0)