Man United kembali mengalami kekecewaan setelah kalah 0-1 dari Everton di kandang sendiri di Old Trafford, dalam rangka pekan ke-12 Liga Primer 2025-2026. Meskipun bermain dengan satu pemain tambahan hampir sepanjang pertandingan, Setan Merah tetap gagal mencetak gol dan harus membayar mahal karena momen brilian langka dari tim tamu.

Everton mengalami kekalahan besar ketika Idrissa Gueye menerima kartu merah dan harus meninggalkan lapangan.
Pertandingan dimulai dengan pergantian pemain yang signifikan sejak menit ke-10. Seamus Coleman (Everton) cedera dan terpaksa meninggalkan lapangan, memaksa manajer David Moyes melakukan pergantian pemain yang tak terduga. Namun, hanya tiga menit kemudian, titik balik yang sesungguhnya terjadi. Dalam sebuah perselisihan di tengah lapangan, Idrissa Gueye melakukan pelanggaran berbahaya dan menerima kartu merah langsung dari wasit Tony Harrington. Kehilangan satu pemain di awal pertandingan membuat Everton tampak akan runtuh di hadapan serangan MU.
Namun kenyataannya justru sebaliknya. Bermain dengan satu pemain lebih sedikit, Everton tidak tinggal diam, melainkan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik. Pada menit ke-29, dari sebuah terobosan gemilang, Kiernan Dewsbury-Hall dengan lihai menggiring bola melewati pertahanan MU dan melepaskan tembakan penentu dari tepi kotak penalti. Bola melesat ke pojok kanan atas gawang, membuat kiper lawan tak punya waktu untuk bereaksi. Sebuah gol berkelas yang menciptakan kejutan besar di Old Trafford.
Menit-menit akhir babak pertama diwarnai ketegangan yang meningkat. Bryan Mbeumo diganjar kartu kuning karena tekel kasar, mengakhiri babak pertama di mana MU mengendalikan permainan, tetapi justru dituntun oleh ketajaman lawan.

Kiernan Dewsbury-Hall dari Everton mencetak gol pembuka pertandingan.
Di babak kedua, pelatih Ruben Amorim langsung meningkatkan intensitas serangan dengan memasukkan Mason Mount, dan melanjutkan penyesuaian susunan pemain pada menit ke-58 dengan kehadiran Diogo Dalot dan Kobbie Mainoo. Namun, penyesuaian yang terus-menerus tersebut tidak efektif melawan pertahanan Everton yang disiplin dan berdedikasi tinggi. Casemiro menerima kartu kuning pada menit ke-50, menandakan ketidaksabaran dan ketidakstabilan tim tuan rumah.
MU menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal memanfaatkannya. Pada menit ke-63, Mason Mount melepaskan tembakan mendatar dari tepi kotak penalti, tetapi bola melebar. Bruno Fernandes juga gagal memanfaatkannya ketika tembakannya melambung di atas mistar gawang pada menit ke-71. Peluang paling berbahaya datang pada menit ke-80: Joshua Zirkzee menyundul bola dengan sundulan berbahaya setelah menerima umpan silang akurat, tetapi kiper Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang.
Saat MU menurunkan seluruh pemainnya untuk mencari gol penyeimbang, Everton justru proaktif mempererat pertahanan dan terus melakukan pergantian pemain (Tim Iroegbunam, Beto, Dwight McNeil, Carlos Alcaraz) untuk menjaga keunggulan.
Menit-menit akhir tak cukup bagi MU untuk membalikkan keadaan. Pada akhirnya, Setan Merah kalah 0-1 dalam pertandingan di mana mereka memiliki lebih banyak pemain di awal pertandingan, tetapi kurang tajam dan inovatif. Everton meninggalkan Old Trafford dengan tiga poin berharga, sementara MU terus terpuruk dalam krisis performa.
Susunan pemain awal:
MU: Lammens, Yoro, de Ligt, Shaw, Mazraoui, Casemiro, Fernandes, Dorgu, Diallo, Mbeumo, Zirkzee.
Everton: Pickford, Garner, Tarkowski, Keane, Mykolenko, Coleman, Gueye, Ndiaye, Dewsbury-Hall, Grealish, Barry.
Final: MU 0-1 Everton.
Sumber: https://baoxaydung.vn/thi-dau-hon-nguoi-mu-van-thua-soc-everton-192251125075356425.htm







Komentar (0)