Ibu Be belajar cara membuat saus ikan dari ibunya, dan beliau telah membuatnya selama lebih dari 30 tahun. Awalnya, beliau membuat dalam jumlah kecil untuk keluarganya dan untuk diberikan kepada kerabat. Setiap hari, suaminya, Bapak Nguyen Van Mung, akan mendayung perahu, menebar jala, dan memasang perangkap untuk menangkap ikan air tawar agar istrinya bisa membuat saus ikan.
Saus ikan campur Ba Bê mengandung berbagai jenis ikan air tawar seperti nila, gabus, lele, ikan mas, dan ikan lele. Saus ini memiliki warna yang indah dan rasa yang khas dibandingkan dengan saus ikan lain yang dijual di pasaran. Banyak orang lebih menyukai saus ikan campur Ba Bê karena rasanya yang kaya, seimbang, dan lezat.
Ibu Be menggunakan ikan hasil tangkapan keluarganya di sawah. Karena jumlah ikan terbatas, jumlah kecap ikan yang diproduksinya tidak cukup untuk memenuhi permintaan. Rata-rata, Ibu Be memasok pasar dengan lebih dari 350 kg kecap ikan setiap tahunnya.
Meskipun merupakan produsen skala kecil, Ibu Be selalu memprioritaskan kualitas, menggunakan bahan-bahan segar, dan memastikan proses produksi makanan yang higienis dan aman. Membuat sebotol saus ikan fermentasi Ba Be yang lezat dari ikan air tawar membutuhkan waktu 5-6 bulan.
Setelah menangkap ikan, Ibu Be membersihkannya, merendamnya dengan garam dalam perbandingan yang tepat, dan memasukkannya ke dalam stoples atau wadah selama 25 hari. Kemudian, ia mengeluarkan ikan, mencucinya, meniriskan airnya, dan mencampurnya dengan tepung beras sangrai. Setelah 3 bulan, ikan yang telah difermentasi dicampur dengan gula pasir dan dibiarkan berfermentasi selama satu bulan lagi sebelum siap dikonsumsi.
Ibu Le Thi Be sedang menyiapkan saus ikan untuk dikirim ke pelanggan.
Ibu Be menjelaskan: “Proses pencampuran ikan dengan tepung beras sangrai dan gula memberikan saus ikan cita rasa yang khas, membuat pasta ikan lebih merah, lebih padat, dan menciptakan keseimbangan antara rasa manis gula, rasa asin garam, dan aroma tepung beras sangrai. Tepung beras sangrai merupakan bahan yang sangat penting dalam proses pembuatan saus ikan dan merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas saus ikan, memberikan aroma yang harum. Tepung beras sangrai terbuat dari beras, disangrai dengan api kecil hingga berwarna keemasan dan harum, kemudian digiling menjadi bubuk halus. Jika tepung beras sangrai tetap putih, saus ikan akan mudah menjadi asam. Sedikit saus ikan laut ditambahkan ke saus ikan sebelum fermentasi agar rasanya lebih enak. Semakin lama saus ikan disimpan, semakin harum dan lezat rasanya.”
Menurut Ibu Be, pasta ikan fermentasi yang terbuat dari ikan liar dapat diolah menjadi pasta ikan kukus, pasta ikan rebus, atau sup pasta ikan dengan sayuran liar, tetapi pasta ikan mentah adalah hidangan yang paling sederhana. Cukup ambil pasta ikan dari toples dan langsung dimakan, ditemani sayuran mentah, belimbing, pisang mentah, buah bakau asam, dan perut babi rebus.
Tergantung selera masing-masing, Anda bisa menambahkan cabai, bawang putih iris tipis, sedikit jus lemon, gula, dan MSG sesuai selera. Aduk rata selama beberapa menit dan siap disantap dengan nasi.
Menurut banyak pelanggan, kecap ikan air tawar fermentasi Ba Be siap disantap dan dapat langsung dikonsumsi tanpa persiapan lebih lanjut. Bapak Le Minh Duong, yang tinggal di dusun Tay Son 1, komune Dong Yen (distrik An Bien), secara rutin membeli kecap ikan air tawar fermentasi Ba Be. Bapak Duong berkata: "Ada banyak jenis kecap ikan di pasaran, tetapi saya paling suka kecap ikan air tawar fermentasi Ba Be karena rasanya enak, harum, dan pas dengan selera saya. Saya sering membelinya sebagai oleh-oleh untuk teman dan kerabat."
Saus ikan fermentasi Ba Be adalah produk OCOP bintang 3 dan produk industri pedesaan khas distrik An Bien (provinsi Kien Giang).
Pada tahun 2021, saus ikan fermentasi Ba Be disertifikasi sebagai produk OCOP bintang 3 di tingkat provinsi, dan pada tahun 2023 disertifikasi sebagai produk industri pedesaan khas di tingkat distrik.
Ibu Be berbagi: "Saya senang bahwa pasta ikan fermentasi Ba Be yang terbuat dari ikan air tawar telah menjadi terkenal dan diterima dengan baik, menjadi produk khas dan unik dari daerah ini." Pasta ikan fermentasi Ba Be dikemas dalam stoples kecil agar mudah digunakan dan disimpan, dan dijual seharga 120.000 VND/kg.
Teks dan foto: TIEU DIEN
Sumber










Komentar (0)