Bintang U-23 Thailand sangat khawatir
Pada 25 November, di akun pribadinya, kiper Phosaman dari timnas U-23 Thailand mengirimkan panggilan darurat kepada pihak berwenang. Ia menulis: "Selama tiga malam terakhir, saya tidak bisa menghubungi keluarga saya. Tidak ada yang bisa mengakses area ini. Orang tua saya terjebak di rumah. Ayah saya sedang sakit dan kurang sehat. Saya butuh bantuan segera." Kiper kelahiran 2003 ini juga membagikan nomor telepon pribadi dan alamat lengkapnya agar pihak berwenang dapat dengan mudah membantunya.
Pada sore yang sama, saat diwawancarai sebelum sesi latihan timnas U-23 Thailand di Bangkok, Phosaman terus meminta bantuan: "Ini mungkin sudah hari keempat, dan airnya cukup tinggi, naik hingga lantai dua. Saya ingin meminta bantuan pemerintah. Saya telah menerima dukungan dan nomor kontak penyelamat, jadi saya akan berusaha membantu semampu saya. Saat ini, keluarga saya tidak memiliki listrik dan kekurangan makanan. Yang bisa saya lakukan hanyalah mengirimkan pesan-pesan penyemangat. Saya harap semua orang bersabar dan kuat."

Phosaman bermain sangat baik di turnamen U-23 Asia Tenggara 2025 dan kemungkinan besar akan menjadi penjaga gawang utama di SEA Games ke-33. Ia lahir dan besar di Provinsi Songkhla.
FOTO: DONG NGUYEN KHANG

Provinsi Songkhla dilanda banjir besar akibat hujan lebat dan pasang surut air laut
FOTO: THAIRATH
Panitia Penyelenggara SEA Games 33 perlu bertindak cepat
Banjir Parah di Thailand, Panitia SEA Games Pindahkan Satu Cabang Pertandingan
Hingga 25 November, situasi banjir di Provinsi Songkhla, tempat berlangsungnya 10 cabang olahraga di SEA Games ke-33, masih sangat rumit. Sejak tanggal 19, hujan terus turun. Ribuan orang masih terjebak di rumah mereka, tidak dapat bergerak, dan menghadapi kelaparan, kedinginan, serta pemadaman listrik. Banyak jalan utama di Provinsi Songkhla terputus, dan banyak penumpang terjebak di bandara. Panitia Penyelenggara SEA Games ke-33 sedang mempertimbangkan untuk memindahkan lokasi pertandingan di Provinsi Songkhla, termasuk Grup B turnamen sepak bola putra. Dengan demikian, tim U-23 Vietnam dapat berlaga di Bangkok.
Keputusan ini bisa saja diambil dalam 1-2 hari. Media Thailand tidak senang dengan penundaan yang dilakukan panitia penyelenggara. Tuntat Vinitmanon, reporter Thairath TV, menyampaikan kepada reporter Thanh Nien : "Saya berharap semua keputusan dibuat lebih cepat. Songkhla seharusnya sudah jelas tentang apakah SEA Games akan dibatalkan atau dilanjutkan karena banjir parah. Penundaan ini berdampak pada rencana wisatawan, reporter, dan jurnalis Thailand maupun mancanegara. Menurut saya, rencana kompetisi di Songkhla seharusnya dibatalkan. Sebaliknya, acara seharusnya diadakan di Bangkok, Chonburi, atau Chiang Mai."
Sumber: https://thanhnien.vn/thu-mon-u23-thai-lan-cau-cuu-vi-lu-lut-nghiem-trong-cha-me-toi-bi-mac-ket-mat-lien-lac-185251125185532646.htm






Komentar (0)