Menurut laporan tersebut, pada saat itu, Ibu Chau Thi S., yang tinggal di desa Ban Pho, sedang menyeberangi sungai ketika tiba-tiba ia terseret arus banjir yang semakin tinggi. Arus yang kuat menjebaknya di tengah sungai, membahayakan nyawanya. Meskipun beberapa penduduk desa memperhatikan kejadian tersebut, tingginya permukaan air membuat upaya penyelamatan menjadi sangat sulit.


Tepat pada saat itu, dalam perjalanan pulang dari pelatihan milisi, Letnan Phan Van Quyet menemukan kejadian tersebut. Tanpa gentar menghadapi cuaca dingin dan hujan serta bahaya, ia segera terjun ke air yang deras, mencapai korban, dan membawanya dengan selamat ke darat.
Diketahui bahwa Letnan Senior Phan Van Quyet lahir pada tanggal 8 Desember 1987, di desa Ta Van Day 2, komune Ta Van. Dengan rasa tanggung jawab sebagai seorang perwira militer akar rumput dan putra daerah, beliau selalu menjadi teladan, berdedikasi, dan berhasil menyelesaikan semua tugas yang diberikan.



Selama bertahun-tahun, Letnan Phan Van Quyet telah aktif berpartisipasi dalam pekerjaan pencegahan bencana dan penyelamatan di daerah tersebut. Ia ikut serta dalam mengatasi dampak Topan Yagi pada tahun 2023; mencari korban tenggelam di desa Den Thang pada tahun 2025; secara langsung berpartisipasi dalam banyak operasi pencarian wisatawan yang hilang di Taman Nasional Hoang Lien; mengkoordinasikan pemadaman kebakaran hutan; dan secara efektif melaksanakan pekerjaan penyuluhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Tindakan berani Letnan Phan Van Quyet dalam menyelamatkan nyawa terus menyebarkan citra positif pasukan militer akar rumput, menunjukkan rasa tanggung jawab dan kesiapan untuk melayani rakyat dari "prajurit Paman Ho" di era baru.
Sumber: https://baolaocai.vn/thuong-uy-phan-van-quyet-dung-cam-cuu-nguoi-giua-lu-du-post899251.html











Komentar (0)