
Petugas pajak di Kantor Cabang I sedang menyebarluaskan informasi kepada rumah tangga pelaku usaha mengenai poin-poin baru dalam Keputusan Menteri No. 141/2026/ND-CP yang mengubah dan menambah peraturan tentang kebijakan pajak bagi rumah tangga pelaku usaha, perorangan, dan usaha kecil.
Bapak Tran Manh Cuong, Wakil Kepala Dinas Pajak Provinsi, menyatakan: Keputusan Pemerintah Nomor 141/2026/ND-CP, tanggal 29 April 2026, yang mengubah dan menambah beberapa pasal Keputusan Nomor 68/2026/ND-CP yang mengatur kebijakan pajak untuk rumah tangga usaha dan usaha perorangan, dan Keputusan Nomor 320/2025/ND-CP yang merinci beberapa pasal dan langkah untuk mengatur dan membimbing pelaksanaan Undang-Undang Pajak Penghasilan Badan, memuat banyak poin baru yang penting dan berdampak langsung pada rumah tangga usaha dan perusahaan. Pertama, menaikkan ambang batas pendapatan kena pajak untuk rumah tangga usaha dan usaha perorangan dari 500 juta VND menjadi 1 miliar VND tidak hanya mengurangi beban keuangan tetapi juga menciptakan kondisi bagi usaha untuk stabil dan berkembang. Keputusan tersebut secara jelas menetapkan penerapan faktur elektronik sesuai dengan tingkat pendapatan. Usaha rumah tangga dan perorangan dengan pendapatan melebihi 1 miliar VND diwajibkan menggunakan faktur elektronik dengan kode otoritas pajak atau faktur elektronik yang dihasilkan dari mesin kasir yang terhubung ke sistem data otoritas pajak, yang berkontribusi pada peningkatan transparansi dan modernisasi manajemen. Secara khusus, kebijakan pembebasan pajak penghasilan badan untuk usaha dengan pendapatan di bawah 1 miliar VND mendorong usaha rumah tangga untuk beralih ke model korporasi, dengan tujuan manajemen dan ekspansi yang sistematis. Dengan demikian, provinsi Lai Chau memperkirakan sekitar 250 usaha akan mendapat manfaat dari kebijakan ini.
Untuk memastikan pelaksanaan efektif Keputusan No. 141/2026/ND-CP, Dinas Pajak Provinsi mengeluarkan arahan dan memberikan tugas khusus kepada dinas-dinas khusus dan unit-unit afiliasinya, memastikan kebijakan tersebut diterapkan secara serentak dan efektif. Metode komunikasi diinovasi agar fleksibel, beragam, dan sesuai untuk setiap daerah. Selain metode komunikasi langsung, Dinas Pajak juga mendorong penerapan teknologi, memanfaatkan secara efektif platform digital dan jejaring sosial, serta portal elektronik untuk menyampaikan informasi dengan cepat, mudah diakses, dan mudah dipahami. Petugas pajak langsung mengunjungi daerah-daerah untuk memberikan panduan khusus dan menangani secara menyeluruh setiap permasalahan yang muncul.
Sebagai unit yang bertugas mengelola pengumpulan anggaran di 13 komune, yang mencakup wilayah geografis luas dengan populasi yang tersebar dan akses terbatas terhadap kebijakan, Dinas Pajak Wilayah III telah secara fleksibel menerapkan banyak solusi yang tepat untuk mendekatkan kebijakan kepada wajib pajak.
Bapak Duong Tuan Dung, Kepala Kantor Pajak III, menyatakan: "Unit kami saat ini mengelola 2.069 rumah tangga bisnis dan 196 perusahaan operasional. Kami meningkatkan upaya kami dalam menyebarluaskan informasi, memberikan bimbingan langsung, dan segera menyelesaikan kesulitan bagi wajib pajak. Kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum pajak di kalangan rumah tangga bisnis dan perusahaan secara bertahap meningkat, berkontribusi pada implementasi kebijakan yang cepat dan menciptakan landasan bagi lingkungan bisnis yang transparan, stabil, dan berkembang."

Para pejabat pajak provinsi bertukar informasi mengenai hal-hal profesional terkait pelaksanaan Keputusan No. 141/2026/ND-CP.
Menurut Bapak Nguyen Ngoc Trieu (seorang pemilik usaha di kawasan perumahan Pa So, komune Phong Tho), Keputusan No. 141/2026/ND-CP memiliki banyak poin baru dan sesuai dengan realitas bisnis. Hal ini mengurangi tekanan dan memotivasi kami untuk lebih baik memenuhi kewajiban pajak kami. Petugas pajak juga segera meninjau dan menyusun daftar lengkap kasus-kasus yang termasuk dalam ketentuan keputusan tersebut, membantu keluarga saya untuk membayar kembali atau mengurangi kewajiban pajak kami sebagaimana mestinya.
Sebelum tanggal 31 Desember 2025, Dinas Pajak Provinsi mengelola lebih dari 8.000 rumah tangga usaha dan individu. Menurut data yang dilaporkan, lebih dari 900 rumah tangga memiliki pendapatan tahunan sebesar 500 juta VND atau lebih dan dikenakan pajak. Namun, dengan diterbitkannya Keputusan No. 141/2026/ND-CP, yang menaikkan ambang batas pendapatan kena pajak menjadi 1 miliar VND, jumlah rumah tangga usaha yang tunduk pada ambang batas ini di seluruh provinsi menurun menjadi sedikit lebih dari 400.
Kebijakan pajak baru ini tidak hanya menyelesaikan kesulitan tetapi juga memperkuat kepercayaan dan menciptakan ketenangan pikiran bagi wajib pajak. Namun, selama proses implementasi, beberapa rumah tangga bisnis masih memiliki kekhawatiran, khususnya mengenai bagaimana pendapatan ditentukan untuk penerapan kebijakan. Ini juga merupakan masalah yang akan terus difokuskan oleh otoritas pajak untuk diselesaikan dalam waktu dekat.
Sumber: https://baolaichau.vn/kinh-te/tiep-them-dong-luc-cho-ho-kinh-doanh-560627











Komentar (0)