Baru-baru ini, Kelurahan Dien Hong menyelenggarakan seminar dengan tema "Mempromosikan nilai-nilai semangat komunitas di era digital," menyoroti pelajaran yang dipetik dan mengusulkan banyak metode efektif serta solusi praktis.
Jarak di balik pintu
Diskusi panel dibuka dengan sandiwara singkat berjudul "Matikan Internet - Nyalakan Kebaikan Hati." Cerita ini berlatar di sebuah gedung apartemen tempat banyak penghuni telah tinggal di lantai yang sama selama bertahun-tahun tetapi jarang bertemu satu sama lain. Dan ketika mereka tidak saling mengenal atau memahami, konflik kecil dapat dengan mudah meningkat menjadi perselisihan besar.

Segalanya berubah ketika listrik padam di kompleks apartemen. Para penghuni bergegas ke area umum, di mana mereka berkesempatan untuk bertemu dan mengobrol. Dari pertemuan tak terduga ini, keluarga-keluarga secara bertahap mulai saling memahami dengan lebih baik, berbagi masalah yang telah lama ada, dan menerima masukan dari tetangga mereka. Hubungan antar tetangga menguat, kesalahpahaman terselesaikan, dan empati serta berbagi menggantikan konflik, semuanya demi kebaikan bersama, mendorong kehidupan yang lebih baik di zaman modern.
Ibu Truong Thi Minh Hanh, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Dien Hong, berbagi: "Saya sendiri tinggal di sebuah gedung apartemen, dan saya belum berbicara dengan tetangga saya selama enam tahun. Ini bukan hal yang aneh; dalam kehidupan perkotaan, setiap orang memiliki kehidupannya sendiri, dan kebutuhan akan hubungan bertetangga hampir tidak ada. Jarak ini dengan mudah menyebabkan konflik, seperti orang yang memelihara anjing dan kucing yang menyebabkan kondisi tidak higienis, atau orang yang bernyanyi dan bersenang-senang dengan keras yang menyebabkan gangguan... Gedung apartemen memiliki grup media sosial untuk komunikasi, tetapi beberapa pesan teks tidak dapat menyampaikan semua frustrasi dan perasaan. Ketidakmampuan untuk bertemu dan mendiskusikan berbagai hal secara jelas telah menyebabkan masalah yang tidak terselesaikan, menyebabkan kesalahpahaman dan semakin menjauhkan penghuni satu sama lain."
Mempromosikan nilai-nilai semangat komunitas dan kasih sayang antar tetangga.
Dr. Vu Thi Phuong, Kepala Departemen Manajemen Budaya dan Seni di Universitas Kebudayaan Kota Ho Chi Minh, menyatakan: “Teknologi membantu kita memperluas ruang untuk koneksi dan komunikasi, memungkinkan penyebaran informasi yang cepat. Namun, seberapa canggih pun teknologi, teknologi tidak dapat menggantikan emosi yang tulus. Bertemu, menyapa, dan bertukar senyuman tetap menciptakan koneksi sosial yang jauh lebih efektif. Banyak situasi dapat diselesaikan lebih cepat melalui interaksi dan penyelesaian tatap muka.”
Menyetujui pendapat Dr. Vu Thi Phuong, Bapak Nguyen Kim Trung, Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Kelurahan Dien Hong, mengatakan: "Terhubung melalui platform teknologi seperti grup Zalo lingkungan, grup warga, dan saluran informasi komunitas daring sangat penting karena kemudahan dan kecepatannya. Untuk mengumumkan sesuatu, mengirim pesan daring masih merupakan cara tercepat dan paling mudah. Tetapi itu hanya informasi semata. Untuk menumbuhkan berbagi, saling mendukung, dan tanggung jawab di antara orang-orang yang tinggal di komunitas, membangun kegiatan langsung sangat diperlukan."
Sebagai contoh solidaritas antar tetangga, seorang perwakilan dari lingkungan 33, Kelurahan Dien Hong, berbagi cerita dari daerah mereka. Ada sebuah keluarga yang terdiri dari pasangan lansia, keduanya berusia sekitar 80 tahun, yang anak-anaknya tidak tinggal bersama mereka, dan sang istri lumpuh di satu sisi tubuhnya karena stroke. Mengetahui situasi mereka, semua orang di lingkungan tersebut secara spontan saling mengingatkan untuk menjaga rumah tangga mereka. Suatu hari, sang suami tiba-tiba jatuh sakit, dan para tetangga dengan cepat membagi tugas: beberapa membawanya ke rumah sakit, sementara yang lain tinggal di rumah untuk merawat istrinya. Semangat bertetangga ini bukanlah sesuatu yang dibuat-buat; ini hanyalah hal-hal kecil seperti ini, namun dengan indah menunjukkan kasih sayang tulus orang-orang dalam kehidupan komunitas mereka.
Dengan tujuan memperkuat kohesi masyarakat di wilayah tersebut, Ibu Truong Thi Minh Hanh mengatakan bahwa Kelurahan Dien Hong akan terus memperluas model kegiatan masyarakat seperti gang dan jalan yang hijau, bersih, dan indah; lingkungan, gang, dan jalan yang bebas sampah; gerakan budaya dan seni; pembangunan perpustakaan dan ruang baca di kawasan perumahan; taman bermain anak yang aman; gedung apartemen yang hijau, bersih, dan indah; dan bekerja sama memilah sampah untuk melindungi lingkungan… Melalui kegiatan masyarakat ini, masyarakat akan memiliki ikatan yang lebih kuat, saling memahami, dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang bersatu, beradab, penuh kasih sayang, dan berkembang secara berkelanjutan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/tinh-lang-nghia-xom-trong-thoi-dai-so-post854133.html











Komentar (0)