Kota Ho Chi Minh "menghamparkan karpet merah" untuk menyambut investasi dari Australia.
Program "Meet Australia 2026" membuka peluang untuk mempromosikan kerja sama substantif antara Kota Ho Chi Minh dan Australia.
Báo Sài Gòn Giải phóng•19/05/2026
Pada pagi hari tanggal 19 Mei, program "Meet Australia 2026" dibuka di Pusat Konvensi dan Pameran Binh Duong (Kelurahan Binh Duong, Kota Ho Chi Minh), dengan partisipasi para pemimpin dari Kementerian Luar Negeri Vietnam, perwakilan Pemerintah Australia, dan sejumlah besar pelaku bisnis dari kedua negara.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Nguyen Manh Cuong, Duta Besar Australia untuk Vietnam Gillian Bird, Konsul Jenderal Australia di Kota Ho Chi Minh Kate Wallace, dan Bapak Nguyen Loc Ha, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh...
Kota Ho Chi Minh berperan sebagai jembatan kerja sama Vietnam-Australia di fase baru. Foto: Nguyen Tien
Program ini tidak hanya merupakan kegiatan promosi perdagangan dan investasi, tetapi juga diharapkan menjadi forum yang menghubungkan visi, keyakinan, dan tindakan antara lembaga pengelola, daerah, dan bisnis kedua negara dalam fase kerja sama yang baru.
Dalam pidato pembukaan, Bapak Nguyen Loc Ha, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, menekankan bahwa peningkatan hubungan antara Vietnam dan Australia menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada Maret 2024 telah membuka ruang kerja sama yang lebih luas dan substantif antara kedua negara.
Bapak Nguyen Loc Ha, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, menyampaikan pidato pembukaan. Foto: Nguyen Tien
Menurut Bapak Nguyen Loc Ha, Kota Ho Chi Minh menganggap Australia sebagai mitra strategis yang penting, dekat, dan sangat saling melengkapi. Selama periode terakhir, Kota Ho Chi Minh telah secara efektif mempertahankan banyak program kerja sama dengan negara bagian dan wilayah utama Australia, mencatat pertumbuhan positif dalam perdagangan, investasi, dan pendidikan serta pelatihan berkualitas tinggi.
Para pemimpin Kota Ho Chi Minh percaya bahwa masih ada potensi besar untuk kerja sama antara kedua belah pihak, terutama karena kota ini memasuki fase pembangunan baru dengan luas wilayah lebih dari 6.700 km² dan populasi lebih dari 14 juta jiwa.
“Meet Australia 2026”: Menciptakan momentum baru untuk kerja sama ekonomi bilateral. Foto: NGUYEN TIEN
Dalam strategi pembangunan masa depannya, Kota Ho Chi Minh menargetkan pertumbuhan yang lebih cepat, lebih ramah lingkungan, dan lebih cerdas, dengan fokus pada sektor-sektor utama seperti teknologi tinggi, pusat keuangan internasional, logistik modern, inovasi, layanan kesehatan berkualitas tinggi, pariwisata, dan ekonomi sirkular.
"Ini semua adalah bidang-bidang di mana Australia memiliki kekuatan terdepan. Kedua belah pihak perlu mempercepat lebih lanjut dalam mengubah potensi dan komitmen kerja sama menjadi proyek-proyek konkret di lapangan, serta menciptakan mekanisme kerja sama yang substantif dan jangka panjang," tegas Bapak Nguyen Loc Ha.
Menurut penyelenggara, program "Meet Australia 2026" berfokus pada tiga bidang utama: mempromosikan perdagangan dan investasi, mengembangkan energi hijau dan pertumbuhan berkelanjutan, serta membangun tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan.
Melalui diskusi dan kegiatan jejaring langsung, Kota Ho Chi Minh berharap universitas, lembaga penelitian, lembaga keuangan, dan bisnis Australia akan mencari peluang kerja sama lebih lanjut dan mitra yang sesuai di Vietnam.
Bapak Nguyen Loc Ha juga menegaskan bahwa Kota Ho Chi Minh berkomitmen untuk terus meningkatkan lingkungan investasi dan bisnis secara signifikan, mempromosikan transformasi digital dalam administrasi publik, menyederhanakan prosedur administrasi, dan memperkuat dialog langsung untuk segera menyelesaikan kesulitan bagi komunitas bisnis dan investor asing.
Wakil Menteri Luar Negeri Nguyen Manh Cuong berbicara pada upacara pembukaan. Foto: Nguyen Tien
Dalam pidatonya di acara tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Nguyen Manh Cuong mengatakan bahwa dalam konteks upaya Vietnam untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mencapai tujuan pembangunan jangka panjang, diplomasi yang melayani pembangunan ekonomi telah diidentifikasi sebagai tugas utama.
Menurut Bapak Nguyen Manh Cuong, Kementerian Luar Negeri memprioritaskan promosi diplomasi ekonomi dan teknologi, sekaligus memperkuat koordinasi antar kementerian, daerah, dan bisnis untuk memperluas peluang kerja sama internasional, termasuk dengan Australia.
"Dengan landasan hubungan politik yang terpercaya, saling melengkapi yang kuat antara kedua perekonomian, dan visi yang berwawasan ke depan, Vietnam dan Australia sepenuhnya siap untuk menjadi model kerja sama yang dinamis dan substantif, berkontribusi pada pembangunan yang makmur di kawasan Asia-Pasifik," kata Wakil Menteri Nguyen Manh Cuong.
Komentar (0)