
|
Model budidaya ikan mas rumput telah membantu keluarga Bapak Vu Van Thang (di kelompok 18, Kelurahan Bac Kan) untuk memiliki pendapatan yang stabil dan secara bertahap meningkatkan taraf hidup mereka. |
Keluarga Bapak Vu Van Thang adalah salah satu keluarga yang mendapat manfaat dari Proyek ini. Sebelumnya, meskipun memiliki pengalaman di bidang budidaya perikanan, keluarga tersebut tidak mampu mengembangkan produksi karena kekurangan modal. Setelah terpilih untuk berpartisipasi dalam model ini, beliau menerima dukungan berupa benih ikan, pakan, dan bimbingan tentang renovasi kolam, perawatan ikan, dan pencegahan penyakit.
Berkat pembelajaran yang tekun, kepatuhan yang ketat terhadap prosedur teknis, dan model pengembangan yang stabil, keluarga tersebut telah menjual lebih dari 2 ton ikan komersial sejak tahun 2024, dengan harga rata-rata 90-100 ribu VND/kg, menghasilkan pendapatan yang cukup besar. Dikombinasikan dengan usaha peternakan lainnya, keluarga tersebut telah keluar dari kemiskinan dan mencapai kehidupan yang stabil.
Proyek ini dilaksanakan dengan partisipasi 6 rumah tangga, mencakup total lahan pertanian lebih dari 2 hektar, dan dengan total anggaran lebih dari 1 miliar VND. Pemerintah menyediakan 60% dari biaya bibit dan pakan ternak. Salah satu keunggulan model ini adalah pengorganisasian produksi dalam kelompok masyarakat, yang mendorong kekompakan antar rumah tangga selama pelaksanaan.
Rumah tangga berbagi tanggung jawab untuk setiap tahap produksi, mulai dari merawat benih ikan dan ikan muda hingga ikan yang siap dipasarkan. Proses budidaya juga melibatkan koordinasi yang erat dalam memantau kualitas air, mencegah dan mengendalikan penyakit, serta berbagi pengalaman praktis. Bapak Nguyen Duy Tu, seorang rumah tangga yang berpartisipasi dalam Proyek ini, mengatakan: Bekerja dalam kelompok membantu rumah tangga saling mendukung dengan cepat, mengurangi risiko, dan meningkatkan efisiensi produksi.
Melalui pelatihan, masyarakat secara bertahap menguasai teknik pengelolaan kolam ikan, pemilihan jenis ikan yang sesuai, penggunaan pakan yang tepat, dan penerapan prosedur perawatan yang benar. Hasilnya, ikan tumbuh seragam, tingkat kelangsungan hidup tinggi, dan produktivitas meningkat secara signifikan. Rata-rata, setiap rumah tangga memperoleh tambahan pendapatan 8-10 juta VND per bulan.
Setelah dua tahun implementasi, model ini telah membantu tiga rumah tangga yang hampir miskin keluar dari kemiskinan, sementara rumah tangga lainnya telah secara signifikan meningkatkan pendapatan dan kondisi hidup mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa dana bantuan telah digunakan untuk tujuan yang tepat, menghasilkan hasil praktis dalam upaya pengurangan kemiskinan di daerah tersebut.
Selain memberikan nilai ekonomi , model ini juga berkontribusi dalam mengubah pola pikir produksi masyarakat dari pertanian skala kecil menjadi keterkaitan, kerja sama, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara proaktif.
Ibu La Thi Thuy Huong, seorang spesialis di Komite Front Tanah Air Kelurahan Bac Kan, menilai: "Rumah tangga-rumah tangga tersebut mempertahankan model ini dengan baik, memiliki semangat saling mendukung dalam produksi, menciptakan fondasi untuk memperluas skala di masa depan. Ketika proyek berakhir, modal akan terus didaur ulang untuk mendukung rumah tangga lain, mereplikasi efektivitas pengurangan kemiskinan."
Berdasarkan hasil awal, model budidaya ikan mas terintegrasi di Dusun 18, Kelurahan Bac Kan, membuka arah pembangunan ekonomi yang sesuai dengan kondisi lokal. Hal ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, dukungan tepat waktu, dan tekad masyarakat, tujuan pengurangan kemiskinan berkelanjutan sepenuhnya dapat dicapai.
Sumber: https://baothainguyen.vn/kinh-te/202605/trao-sinh-ke-tu-mo-hinh-nuoi-ca-cong-dong-ccb1a84/
Komentar (0)