Yogurt terbuat dari susu, sehingga mengandung banyak nutrisi penting untuk perkembangan fisik anak, terutama kalsium, protein, fosfor, dan vitamin B12, menurut situs kesehatan Healthline (AS).

Anak-anak tentu saja boleh mengonsumsi yogurt setiap hari, tetapi dalam jumlah yang terbatas.
FOTO: N. Quy dibuat menggunakan AI
Kalsium dan fosfor sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi, sedangkan protein sangat penting untuk otot dan jaringan dalam tubuh. Vitamin B12 berperan dalam fungsi sistem saraf dan pembentukan darah.
Untuk anak di bawah usia 2 tahun, makanan yang terbuat dari susu murni harus diprioritaskan.
Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) menyatakan bahwa anak-anak berusia 1 tahun ke atas dapat minum susu sapi dan mengonsumsi produk susu seperti keju dan yogurt. NHS juga merekomendasikan agar anak-anak di bawah usia 2 tahun memprioritaskan produk susu murni, termasuk yogurt, daripada pilihan rendah lemak. Hal ini karena lemak menyediakan energi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan pertumbuhan fisik di tahun-tahun awal kehidupan.
Perhatikan kandungan gula dalam yogurt.
Salah satu masalah yang mudah diabaikan adalah anak-anak dapat mengonsumsi terlalu banyak gula dari yogurt. Banyak yogurt rasa buah dan minuman yogurt mengandung gula dalam jumlah signifikan untuk meningkatkan rasa. Jika anak-anak mengonsumsi produk ini secara teratur, asupan gula harian mereka bisa sangat tinggi.
Anak-anak yang mengonsumsi terlalu banyak gula berisiko lebih tinggi terkena gigi berlubang dan mungkin mengembangkan kesukaan terhadap makanan manis sejak usia dini. Oleh karena itu, jika orang tua ingin memberikan yogurt kepada anak-anak mereka setiap hari, mereka harus memprioritaskan produk tanpa gula atau rendah gula daripada produk dengan rasa yang terlalu manis.
Ini seharusnya hanya berperan sebagai pelengkap dalam keseluruhan diet.
Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa anak-anak harus makan yogurt setiap hari agar sehat. Jika anak-anak menyukainya dan tidak memiliki masalah pencernaan, porsi kecil sehari atau beberapa kali seminggu biasanya sudah cukup.
Yang lebih penting lagi, yogurt seharusnya hanya berperan sebagai pelengkap dalam keseluruhan diet. Jika anak-anak banyak mengonsumsi yogurt tetapi sedikit mengonsumsi sayuran, buah-buahan, atau sumber protein lainnya, diet mereka tetap tidak seimbang.
Bacalah daftar bahan-bahan dengan saksama.
Saat membeli yogurt untuk anak-anak, orang tua harus membaca daftar bahan dengan cermat. Pilihan yang tepat biasanya memiliki daftar bahan yang sederhana, sedikit tambahan gula, dan tidak mengandung terlalu banyak perasa buatan.
Orang tua dapat memberikan anak-anak yogurt tawar yang dicampur dengan buah-buahan segar seperti pisang, stroberi, atau mangga untuk menambah rasa manis alami. Ini membantu anak-anak menghindari konsumsi gula olahan yang berlebihan. Menurut Healthline , ini seringkali merupakan pilihan yang lebih bijaksana daripada yogurt olahan dengan rasa yang terlalu manis.
Sumber: https://thanhnien.vn/tre-em-an-sua-chua-moi-ngay-co-tot-khong-185260509140707967.htm











Komentar (0)