Menyebarkan kebijakan asuransi sosial sukarela kepada pekerja lepas

Sudah hampir sebulan ini, rumah yang sedang dibangun terendam banjir bandang, menyebabkan Bapak Nguyen Minh Tuan (Kelurahan Phu Xuan) harus berhenti bekerja sementara dan kehilangan sumber penghasilannya. Istrinya juga terpaksa tidak pergi ke pasar karena kelangkaan sayuran hijau pascabanjir. "Penghasilan tidak stabil, jadi jika hujan dan angin terus berlanjut dalam waktu lama, seluruh keluarga khawatir. Kami harus mengeluarkan uang setiap hari, tetapi tidak ada pemasukan," ungkap Bapak Tuan.

Demikian pula, Ibu Tran Thi Huong (Kelurahan Kim Tra) kehilangan lebih dari 5 sao hasil panen. Untuk mengimbangi panen baru, ia harus meminjam uang untuk membeli benih dan pupuk. Kesulitan terus menumpuk, ujarnya.

Kisah-kisah seperti ini bukan hal yang jarang terjadi di daerah-daerah yang terdampak bencana alam parah pada bulan Oktober dan November 2025. Dalam konteks tersebut, para pekerja semakin menyadari pentingnya sumber pendapatan yang stabil dan jangka panjang saat mereka pensiun.

Faktanya, komunikasi memainkan peran kunci agar masyarakat memahami dan percaya dalam berpartisipasi dalam asuransi sosial sukarela. Belakangan ini, Asuransi Sosial Kota Hue telah menerapkan berbagai solusi, di mana kegiatan komunikasi kelompok kecil dianggap sebagai cara paling efektif untuk menjangkau masyarakat, terutama pekerja lepas di daerah terpencil, daerah yang sering terdampak bencana alam.

Dalam 6 bulan pertama tahun 2025 saja, Dinas Sosial Kota telah berkoordinasi dengan agen penagihan untuk menyelenggarakan 805 sesi komunikasi kelompok kecil, yang secara langsung menjangkau hampir 10.000 orang untuk memperkenalkan dan memberikan nasihat tentang polis asuransi sosial sukarela dan asuransi kesehatan keluarga (HI). Berbeda dengan konferensi propaganda terpusat, sesi komunikasi kelompok kecil berlangsung langsung di kelompok-kelompok warga, pasar, desa, atau di rumah-rumah warga. Pendekatan ini membantu petugas Asuransi Sosial dengan mudah memahami pemikiran, keadaan, dan kebutuhan setiap subjek, sehingga memberikan nasihat yang lebih jelas dan meyakinkan.

Konten media berfokus pada manfaat praktis: peserta asuransi sosial sukarela menerima dukungan Negara untuk tingkat kontribusi mereka; pensiun yang stabil seumur hidup; kartu asuransi kesehatan gratis; kerabat menerima santunan kematian... Informasi dijelaskan dengan jelas, disertai dengan contoh-contoh praktis, yang secara bertahap mengubah persepsi masyarakat: tidak hanya orang-orang dengan pendapatan stabil dapat berpartisipasi dalam asuransi sosial, tetapi siapa pun dapat mengumpulkan keamanan untuk masa depan.

Berkat beragam kegiatan komunikasi yang mendalam, jumlah peserta asuransi sosial sukarela di Kota Hue telah meningkat secara signifikan. Per 30 Juni 2025, jumlah peserta asuransi sosial sukarela di seluruh kota telah mencapai lebih dari 22.500 orang, meningkat 105,36% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Hal ini merupakan hasil yang luar biasa mengingat kehidupan banyak pekerja yang masih sulit pascabencana alam.

Menurut Direktur Asuransi Sosial Kota Hue, Nguyen Viet Dung, selain komunikasi kelompok kecil, Asuransi Sosial kota juga berkoordinasi untuk menyelenggarakan puluhan konferensi guna menyebarluaskan dan membahas polis asuransi sosial dan asuransi kesehatan; mengunggah banyak berita, artikel, dan video di Portal Informasi Elektronik; berkoordinasi dengan kantor berita untuk menyelenggarakan topik-topik khusus yang mencerminkan dan melaporkan terkait asuransi sosial sukarela dan asuransi kesehatan keluarga. Sistem agen penagihan, terutama kantor pos dan berbagai organisasi, menjadi "lengan panjang" untuk menyampaikan informasi kepada setiap rumah tangga.

Dalam praktiknya, komunikasi kelompok kecil tidak hanya menjadi saluran penyampaian informasi, tetapi juga menciptakan keakraban dan kedekatan antara industri asuransi sosial dan masyarakat. Dalam pertemuan langsung tersebut, banyak pekerja menemukan solusi atas kekhawatiran mereka tentang usia lanjut dan ketidakstabilan pendapatan yang dialami keluarga seperti Bapak Tuan dan Ibu Huong.

Artikel dan foto: HAN DANG

Sumber: https://huengaynay.vn/chinh-tri-xa-hoi/an-sinh-xa-hoi/truyen-thong-nhom-nho-hieu-qua-nhan-doi-160433.html