Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah mengonsumsi minyak ikan membantu mengontrol tekanan darah?

Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, yang sejak lama dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung, terutama dalam menurunkan trigliserida. Namun, banyak orang juga bertanya-tanya apakah mengonsumsi suplemen minyak ikan benar-benar membantu menurunkan tekanan darah.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên20/05/2026

Meskipun banyak yang percaya pada efek "ajaib" minyak ikan terhadap tekanan darah, penelitian terkait telah menghasilkan hasil yang tidak konsisten. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak ikan dapat membantu menurunkan tekanan darah, sementara penelitian lain tidak mengamati efek ini. Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahwa efek ini terbatas untuk menghindari penggunaan berlebihan, menurut Health (USA).

Uống dầu cá có giúp kiểm soát huyết áp? - Ảnh 1.

Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan sarden merupakan sumber omega-3 yang baik.

Foto: N.Quyen dibuat menggunakan AI

Efeknya lebih terasa pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi.

Analisis tahun 2022 menunjukkan bahwa suplementasi dengan 2-3 gram omega-3 setiap hari menghasilkan penurunan tekanan darah yang moderat, efek yang terutama terasa pada individu yang sudah menderita hipertensi. Namun, manfaat tambahan suplementasi minyak ikan pada mereka yang sudah mengonsumsi obat tekanan darah masih belum jelas.

Bagi orang dengan tekanan darah normal, mengonsumsi suplemen minyak ikan biasanya hanya menyebabkan sedikit atau bahkan tidak ada perubahan pada tekanan darah.

Salah satu alasan perbedaan hasil penelitian adalah karena banyaknya produk minyak ikan di pasaran dengan rasio DHA dan EPA yang bervariasi. Selain itu, penelitian tersebut menggunakan dosis yang tidak konsisten; beberapa dosis menunjukkan efektivitas, sementara yang lain tidak.

Meskipun belum ada bukti yang meyakinkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa omega-3 dalam minyak ikan dapat membantu pembuluh darah rileks dan melebar. Secara teoritis, ini dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Omega-3 juga dipercaya dapat membantu mengurangi stres oksidatif – suatu kondisi di mana radikal bebas menumpuk, menyebabkan kerusakan sel dan dikaitkan dengan tekanan darah tinggi.

Risiko dan hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Minyak ikan umumnya cukup aman, tetapi tetap dapat menyebabkan efek samping. Efek samping ringan mungkin termasuk rasa amis di mulut dan mulas. Efek samping yang lebih serius, menurut beberapa penelitian, termasuk peningkatan risiko fibrilasi atrium, peningkatan kolesterol LDL, dan peningkatan risiko pendarahan.

Dokter umumnya tidak merekomendasikan kapsul minyak ikan sebagai suplemen rutin kecuali jika memang ada indikasi khusus. Sebaliknya, para ahli lebih memilih mendapatkan omega-3 dari sumber makanan alami.

Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna albacore, ikan trout air tawar, dan sarden merupakan sumber omega-3 yang baik. American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk mengonsumsi dua porsi ikan (masing-masing porsi sekitar 100 gram) per minggu.

Sebelum menggunakan minyak ikan, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan saran mengenai manfaat dan risiko berdasarkan kondisi kesehatan Anda masing-masing.

Sumber: https://thanhnien.vn/uong-dau-ca-co-giup-kiem-soat-huyet-ap-khong-185260520151841493.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk