![]() |
Turis Vietnam di Korea selama musim salju. Negara-negara Asia Timur Laut menjadi tujuan favorit wisatawan Vietnam karena jaraknya yang dekat dan persyaratan visa yang relatif menguntungkan. Foto: Manh Tien Khoi . |
Peningkatan pesat kelas menengah di Vietnam pada tahun 2025 akan meningkatkan daya beli dan permintaan pariwisata tahun depan.
Sebuah laporan oleh platform digital Agoda menemukan bahwa hingga 91% responden survei kelas atas mengatakan mereka akan sering bepergian jika prosedur visa dilonggarkan dan akses ke negara-negara baru menjadi lebih mudah.
Selain itu, 58% wisatawan Vietnam mengatakan bahwa penghapusan hambatan visa akan mendorong mereka untuk merencanakan kunjungan ke lebih banyak negara dan destinasi baru pada tahun 2026. Lebih spesifik lagi, 6 dari 10 orang mengatakan bahwa kebijakan visa memengaruhi atau kemungkinan akan memengaruhi rencana perjalanan mereka dalam waktu dekat.
Selain itu, menurut Henley Passport Index 2025, paspor Vietnam berada di peringkat ke-89 dengan 50 negara yang mengizinkan masuk bebas visa. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pasar yang ingin menarik lebih banyak wisatawan Vietnam.
![]() |
Turis Amerika menjelajahi kawasan Kuliner Jalanan Ben Nghe (HCMC). Foto: Linh Huynh. |
Selain visa, wisatawan Vietnam memprioritaskan opsi penghematan biaya untuk menginap. Lebih dari 90% responden menyatakan bersedia menghabiskan maksimal sekitar VND2,6 juta per malam, dengan 56% di antaranya berencana menghabiskan kurang dari VND1,3 juta ( USD50 ) per malam. Hanya 36% yang berencana menghabiskan VND1,3-2,6 juta ( USD51-100 ) per malam.
Dalam survei tersebut juga, kebutuhan untuk istirahat dan relaksasi menjadi motivasi utama wisatawan Vietnam saat bepergian, dengan 45% melihat liburan sebagai waktu yang ideal untuk mengisi ulang tenaga.
Eksplorasi budaya (43%) dan pengalaman kuliner (35%) masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga, memberikan wawasan bagi destinasi yang ingin menjangkau dan menarik wisatawan Vietnam pada tahun 2026.
Bapak Vu Ngoc Lam, Country Director Agoda di Vietnam, mengatakan: "Laporan Tren Perjalanan 2026 memberikan gambaran yang jelas tentang apa yang dicari wisatawan Vietnam di tahun mendatang, mulai dari kemudahan akses visa di destinasi baru, hingga pilihan akomodasi terjangkau dan perjalanan yang berkesan bersama keluarga dan orang-orang terkasih.
Hasil ini menunjukkan bahwa kebijakan visa memiliki dampak yang kuat terhadap rencana perjalanan mereka, terutama ketika hambatan dihilangkan, mereka bersedia untuk menjelajah lebih jauh.
Sumber: https://znews.vn/visa-thanh-tro-ngai-lon-nhat-khi-khach-viet-xuat-ngoai-post1606436.html








Komentar (0)