Ivan Schalk, 39 tahun, telah bermimpi membangun sepeda terpanjang di dunia sejak membacanya di Guinness Book of Records saat masih kecil. Pada tahun 2018, ia memutuskan untuk mewujudkan mimpi ini, mengubah waktu luangnya menjadi perjalanan untuk menaklukkan rekor dunia.
Untuk menyelesaikan proyek yang menantang ini, Schalk mengumpulkan individu-individu yang memiliki pemikiran serupa di kota kelahirannya, Prinsenbeek. Mereka mencurahkan ribuan jam kerja yang teliti, merancang dan membuat setiap detail, mengubah ide tersebut menjadi kenyataan.
Namun, pandemi COVID-19 yang tak terduga memaksa mereka untuk menunda proyek tersebut selama dua tahun. Setelah terhenti, mereka kembali dengan antusiasme yang lebih besar dari sebelumnya, bertekad untuk mencapai tujuan mereka.
Pada tanggal 3 Juni 2023, sepeda raksasa itu resmi diluncurkan dan mencoba tantangan pertamanya. Setelah berbulan-bulan menunggu, mereka secara resmi menerima konfirmasi dari Guinness Records, tetapi hasilnya mengejutkan mereka. Sepeda itu diakui sebagai "sepeda tandem terpanjang di dunia," bukan "sepeda terpanjang di dunia" seperti yang mereka harapkan.
Menurut Guinness, sepeda tersebut hanya diizinkan untuk membawa maksimal dua orang: satu di kursi pengemudi depan dan satu di belakang. Namun, Schalk mendesain kursi tambahan untuk orang ketiga pada rangka logam yang diperpanjang. Hal ini menyebabkan Guinness memutuskan bahwa sepeda tersebut tidak memenuhi syarat untuk rekor "sepeda terpanjang di dunia".
Meskipun tidak mencapai tujuan awal mereka, Schalk dan timnya tidak patah semangat. Mereka memutuskan untuk melanjutkan tantangan dan menargetkan dua rekor baru: "sepeda tandem terpanjang di dunia" dan "sepeda terbesar yang dinaiki di dunia" (dengan dua orang di atasnya).
Setelah upaya tanpa henti, mereka berhasil menaklukkan kedua rekor tersebut dan menerima konfirmasi resmi dari Guinness. Sepeda "monster" ini telah menjadi sumber kebanggaan bagi penduduk Prinsenbeek dan bukti kreativitas, ketekunan, dan kerja sama tim yang luar biasa.
Setelah memecahkan rekor, bagian tengah rangka sepeda dikembalikan ke perusahaan pengerjaan logam di Breda (karena mereka menyewa jasa pembuatannya, bukan memproduksinya sendiri). Bagian rangka lainnya akan dipajang di museum sejarah lokal di Prinsenbeek, menjadi daya tarik wisata dan sumber inspirasi bagi mereka yang bersemangat dalam berkreasi dan menaklukkan tantangan.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/quai-vat-kim-loai-dai-55-met-xe-dap-dai-nhat-the-gioi-pha-vo-ky-luc-guinness-172240701081715192.htm











Komentar (0)