
Mulai 1 Juli, Undang-Undang Administrasi Pajak 2025 resmi berlaku. Undang-undang ini mengidentifikasi 10 tindakan yang termasuk penggelapan pajak. Banyak orang mungkin salah paham terhadap peraturan tersebut atau lalai dalam menjalankan bisnis, sehingga rentan diidentifikasi sebagai penggelap pajak.
Berikut ini adalah tiga tindakan yang termasuk penggelapan pajak tanpa disengaja dan akan dikenai denda sebesar 1 hingga 3 kali jumlah pajak yang digelapkan.
- Pelanggaran pertama: Gagal mendaftar pajak atau terlambat mengajukan SPT, yang mengakibatkan pengurangan pajak terutang atau peningkatan pembebasan pajak, pengurangan, atau pengembalian pajak. Disarankan agar rumah tangga dan usaha perorangan menyelesaikan prosedur pendaftaran pajak segera setelah memulai operasi untuk menghindari risiko hukum di masa mendatang.
- Kedua, menjual barang tanpa menerbitkan faktur, gagal melaporkan pajak, atau mencatat harga pada faktur lebih rendah dari harga sebenarnya. Penjual wajib menerbitkan faktur terlepas dari apakah pembeli menerimanya atau tidak.
- Ketiga, menggunakan faktur atau dokumen ilegal untuk mengurangi jumlah pajak yang harus dibayar atau untuk meningkatkan jumlah pajak yang dapat dikurangkan, dibebaskan, dikurangi, atau dikembalikan.
Sesuai dengan Pasal 17 Keputusan Nomor 125 tentang sanksi administratif untuk pelanggaran pajak dan faktur, individu yang menghindari pajak dikenakan denda mulai dari 1 hingga 3 kali jumlah pajak yang dihindari, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan pelanggaran serta keadaan yang memberatkan atau meringankan.
Secara spesifik, hukumannya adalah satu kali jumlah pajak yang dihindari untuk wajib pajak dengan satu atau lebih keadaan yang meringankan; 1,5 kali jumlah pajak yang dihindari untuk wajib pajak tanpa keadaan yang memberatkan atau meringankan; dua kali jumlah pajak yang dihindari untuk wajib pajak dengan satu keadaan yang memberatkan; 2,5 kali jumlah pajak yang dihindari untuk wajib pajak dengan dua keadaan yang memberatkan; dan tiga kali jumlah pajak yang dihindari untuk wajib pajak dengan tiga atau lebih keadaan yang memberatkan.
Sumber: https://vtv.vn/3-hanh-vi-de-bi-coi-la-tron-thue-10026062910193877.htm










