1. Makanan dalam diet Mediterania bermanfaat untuk kesehatan sperma.
Penelitian menunjukkan bahwa pria yang mengikuti diet Mediterania memiliki kualitas sperma yang lebih baik karena diet ini memprioritaskan makanan utuh dan membatasi makanan olahan.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, yang mengevaluasi peran diet Mediterania dan makanan ultra-olahan terhadap parameter sperma, para peneliti Italia menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap diet Mediterania memiliki dampak positif langsung pada berbagai populasi sel tubulus seminiferus karena komposisinya yang kaya akan asam lemak tak jenuh ganda dan unsur-unsur kaya oligo. Diet ini juga membantu meningkatkan sensitivitas testis terhadap hormon perangsang folikel.
Diet Mediterania berfokus pada makanan utuh seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, minyak zaitun, ikan, dan rempah-rempah. Minyak zaitun direkomendasikan sebagai lemak tambahan utama, menggantikan minyak dan lemak lainnya.

Kacang-kacangan mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan sperma.
2. Tambahkan kacang-kacangan yang kaya akan asam lemak omega-3 ke dalam diet Anda.
Kacang-kacangan (kenari, almond, mete, biji rami, biji labu, dll.) merupakan sumber asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi struktur dan fungsi sperma.
Omega-3 membantu memperbaiki struktur membran sel sperma. Vitamin E, magnesium, selenium, dan seng dalam kacang-kacangan membantu melawan oksidasi, melindungi sperma dari kerusakan, dan meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mendukung fungsi ereksi.
3. Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran.
Meningkatkan asupan buah dan sayuran kaya antioksidan dalam diet harian Anda dapat bermanfaat bagi kesehatan sperma.
Para peneliti di Harvard TH Chan School of Public Health telah menemukan hubungan antara konsumsi daging olahan secara teratur dan tingkat kesuburan yang lebih rendah, sementara mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran lebih baik untuk kesehatan sperma.
Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan pola makan sehat yang mencakup banyak ikan, ayam, buah-buahan, dan sayuran memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi daripada mereka yang banyak mengonsumsi daging merah, makanan gorengan, minuman manis, dan makanan penutup.

Pola makan yang kaya buah dan sayuran baik untuk sperma.
4. Pastikan Anda mengonsumsi cukup makanan yang kaya akan zinc.
Seng sangat penting untuk produksi sperma dan fungsi seksual pria. Kekurangan seng pada pria dapat menyebabkan penurunan jumlah sperma dan penurunan frekuensi hubungan seksual.
Menurut Dr. Tran Thi Bich Nga, seorang spesialis Nutrisi, makanan yang kaya akan seng meliputi: daging merah, produk susu, makanan laut, unggas, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan...
Namun, dibandingkan dengan makanan nabati, produk hewani merupakan sumber seng terbaik karena bioavailabilitas seng yang tinggi (bagian seng yang disimpan dan digunakan oleh tubuh) dalam makanan seperti daging hewan dan makanan laut.
Untuk meningkatkan kualitas sperma, pria perlu memperhatikan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang: Prioritaskan makanan sehat yang kaya antioksidan, omega-3, seng, dll.; Berhenti merokok, minimalkan alkohol dan stimulan, dan hindari paparan bahan kimia berbahaya seperti pestisida atau logam berat; Berolahraga secara teratur, pertahankan berat badan yang sehat, dan hindari faktor-faktor yang menyebabkan panas di selangkangan dan skrotum seperti mengenakan celana ketat, duduk dalam waktu lama, atau mandi air yang terlalu panas...
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/4-nhom-thuc-pham-co-loi-cho-suc-khoe-tinh-trung-172260526092449024.htm







Komentar (0)