Dorong anak Anda untuk menyikat gigi secara teratur, kurangi asupan makanan manis, dan lakukan pemeriksaan gigi secara teratur untuk mencegah bakteri mengikis dan menyebabkan kerusakan gigi.
Kerusakan gigi terjadi ketika struktur gigi rusak dan dapat memengaruhi email (lapisan luar gigi). Sisa makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti, sereal, susu, soda, buah, kue, dan permen yang menempel di gigi menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri.
Bakteri memakan gula dan menghasilkan asam yang mengikis struktur gigi dengan mengikis kalsium. Mereka juga membentuk plak—lapisan kuning yang menumpuk dan mengikis email gigi, sehingga menyebabkan lubang pada gigi.
Kerusakan gigi umum terjadi pada anak kecil, memengaruhi sekitar 42% anak usia 2 hingga 11 tahun, menurut Institut Nasional Penelitian Gigi dan Maksilofasial. Berikut beberapa cara untuk membantu mencegah kerusakan gigi pada anak kecil.
Gigi bersih
Anak-anak harus menjaga kebersihan gigi dengan menyikat dan membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi secara teratur, serta menggunakan obat kumur untuk menghilangkan sisa makanan, bakteri, dan plak. Utamakan produk perawatan mulut yang mengandung fluoride untuk mengembalikan kalsium pada gigi yang berlubang dan membatasi produksi asam korosif.
Saat bayi Anda mulai tumbuh gigi, Anda bisa menggunakan tisu basah bayi atau sikat gigi untuk membersihkannya. Pada usia ini, Anda sebaiknya menggunakan pasta gigi yang khusus dirancang untuk bayi.
Anak-anak yang menjaga kebersihan gigi cenderung tidak mudah mengalami kerusakan gigi. Foto: Freepik
Kurangi konsumsi gula
Membatasi gula membantu menghilangkan bakteri yang merusak email gigi dan mencegah kerusakan gigi. Anak-anak perlu mengurangi frekuensi dan jumlah total gula yang dikonsumsi.
Selain jus buah dan permen, makanan kaya karbohidrat seperti kue kering, sereal, dan makanan lengket seperti buah kering dan permen kenyal juga dapat memicu kerusakan gigi. Jika anak Anda mengonsumsi makanan ini, orang tua sebaiknya mengingatkan anak untuk menyikat gigi setelahnya.
Hindari minuman manis di malam hari
Kerusakan gigi pada anak kecil sering kali disebabkan oleh minum susu formula atau jus manis di malam hari, yang memungkinkan gula menempel di permukaan gigi selama 10-12 jam. Air putih atau beberapa teh herbal yang cocok untuk anak kecil merupakan pilihan yang lebih sehat untuk kesehatan mulut.
Hindari berbagi sikat gigi
Hindari membiarkan anak-anak berbagi peralatan makan atau sikat gigi dengan orang yang memiliki masalah gigi. Orang tua atau kerabat dapat menggunakan obat kumur antibakteri untuk mengurangi penyebaran penyakit.
Pemeriksaan gigi rutin
Akademi Pediatri Amerika (AAP) merekomendasikan agar orang tua membawa anak-anak mereka ke dokter gigi setidaknya dua kali setahun. Anak-anak yang berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi atau memiliki kebersihan mulut yang buruk mungkin perlu lebih sering ke dokter gigi.
Bao Bao (Menurut Orang Tua )
Pembaca mengajukan pertanyaan tentang penyakit anak di sini agar dokter menjawabnya |
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)