Nasi fermentasi merupakan hidangan populer di banyak keluarga selama Festival Perahu Naga, yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk kesehatan kardiovaskular. Namun, apakah hidangan ini benar-benar baik untuk jantung, mencegah stroke, dan tindakan pencegahan apa yang harus dilakukan saat mengonsumsinya? (Le Huong - Hanoi ).
Dr. Lam My Dung, Spesialis Level 2 - Kepala Departemen Gizi - Rumah Sakit Jantung Tam Duc (Kota Ho Chi Minh), memberikan saran:
Nasi fermentasi adalah hidangan tradisional Vietnam yang familiar selama Festival Perahu Naga. Selain nilai budayanya, makanan ini juga menawarkan manfaat kesehatan tertentu jika dikonsumsi dengan benar.
100g beras fermentasi mengandung sekitar 170 kkal, 4g protein, dan kaya akan vitamin B dan mineral, serta hampir bebas lemak. Oleh karena itu, beras fermentasi dianggap sebagai makanan yang relatif bergizi.
Namun, banyak orang percaya bahwa mengonsumsi nasi fermentasi dapat mencegah atau mengobati penyakit kardiovaskular dan stroke, yang mana hal ini tidak akurat. Nasi fermentasi bukanlah obat dan tidak memiliki efek terapeutik pada kondisi tersebut.

Namun, proses fermentasi anggur beras menghasilkan beberapa senyawa seperti lovastatin dan ergosterol, yang dapat membantu menurunkan kolesterol darah. Ini bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular dan berkontribusi mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke bila dikombinasikan dengan diet dan gaya hidup sehat.
Penderita penyakit kardiovaskular dapat mengonsumsi nasi fermentasi, tetapi harus dalam jumlah sedang. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi hanya sekitar 80-100g bagian padat dan cairnya saja dalam sekali konsumsi, tergantung pada kondisi kesehatan dan toleransi masing-masing individu.
5 hal yang harus dihindari saat menyantap hidangan ini:
- Tidak ada yang boleh mengonsumsi nasi fermentasi secara berlebihan karena mengandung alkohol yang dihasilkan selama proses fermentasi, yang dapat menyebabkan keracunan atau rasa tidak nyaman.
- Orang yang alergi terhadap ragi sebaiknya tidak menggunakan produk ini.
- Anak-anak kecil tidak boleh mengonsumsi nasi fermentasi.
- Tidak disarankan mengonsumsi nasi fermentasi saat perut kosong untuk menghindari iritasi saluran pencernaan; mereka yang memiliki masalah perut harus lebih memperhatikan hal ini.
- Jangan mengemudi setelah makan; arak beras masih menghasilkan bau alkohol di napas Anda.
Selain itu, waktu ideal untuk menikmati anggur beras adalah di pagi hari atau setelah makan, sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh dan meminimalkan efek yang tidak diinginkan dari kandungan alkohol alami dalam makanan.

Sumber: https://vietnamnet.vn/4-nhom-nguoi-khong-nen-an-com-ruou-2527129.html








