Meja, lift, telepon, dan ATM adalah area yang sering disentuh dan mudah menjadi tempat berkembang biaknya virus dan bakteri penyebab flu.
Pilek, flu, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas biasanya ditularkan secara langsung melalui kontak antar individu. Jalur penularan lainnya dapat melalui sentuhan pada permukaan yang terkontaminasi patogen.
Untuk mencegah penyakit, orang-orang harus membatasi kontak dengan permukaan yang mungkin menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Membersihkan permukaan ini secara teratur membantu menghilangkan virus dan bakteri. Berikut adalah beberapa tempat di mana patogen mudah berkembang biak.
Tempat kerja: Peralatan kantor atau meja, terutama sudut-sudut yang gelap dan lembap seperti laci dan lemari, menciptakan tempat berkembang biak bagi kuman. Air yang menggenang di dalam pot tanaman atau vas bunga yang dibiarkan dalam waktu lama juga menyediakan tempat berkembang biak bagi bakteri.
Setiap orang harus membersihkan keyboard, laci, dan sudut-sudut tersembunyi di tempat kerja mereka secara teratur. Jika Anda memelihara tanaman air atau bunga di tempat kerja, Anda juga harus memelihara ikan untuk memakan larva nyamuk, mengganti air, dan membersihkan secara teratur untuk menghilangkan agen penyebab penyakit.
Lift : Kuman sering menempel pada permukaan umum di kantor seperti lift, eskalator, dan bahkan tangga. Permukaan ini harus dibersihkan dengan alkohol gosok atau larutan disinfektan yang sangat efektif, dan tombol lift harus dibersihkan dua kali sehari.
Jika memungkinkan, segera cuci tangan Anda setelah menyentuh permukaan yang disebutkan di atas untuk mencegah penyebaran virus melalui tangan Anda saat Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut.
Pegangan tangga dapat menjadi tempat berkembang biaknya banyak bakteri penyebab penyakit. Foto: Van Dong
Keranjang belanja di supermarket dan minimarket juga memiliki potensi tinggi untuk menjadi tempat berkembang biaknya kuman karena sering digunakan dan bersentuhan dengan banyak orang.
Barang-barang ini sering mengandung daging mentah, ikan, dan makanan laut, sehingga berisiko tinggi mengandung bakteri E. coli dan salmonella. Bakteri ini dapat bertahan hidup di permukaan selama 2-8 jam. Untuk memastikan keamanan, Anda dapat mengenakan sarung tangan saat memilih barang atau mendorong troli belanja. Lap permukaan sebelum menyentuhnya dan disinfeksi tangan Anda, cuci tangan dengan sabun segera setelah kembali ke rumah.
ATM : Puluhan, bahkan ratusan, orang bersentuhan dengan mesin teller otomatis (ATM) setiap hari. Di antara mereka, banyak yang mungkin sakit, membawa kuman ke area di dalam ATM, tombol-tombolnya, dan sebagainya.
Saat menggunakan ATM untuk melakukan transaksi, Anda harus mengenakan masker dan mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan segera setelah menggunakan ATM.
Ponsel mudah menjadi tempat berkembang biak bakteri dan virus karena frekuensi penggunaannya yang tinggi. Pengguna mungkin menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus lalu menyentuh ponsel mereka. Menggunakan toilet lalu menggunakan ponsel juga menimbulkan risiko penyebaran kuman.
Setiap orang sebaiknya membiasakan diri membersihkan ponsel mereka dengan kain disinfektan setidaknya sekali sehari, menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut, serta sering mencuci tangan untuk mengurangi risiko penyakit.
Anda dapat mencuci tangan dengan sabun dan air, panas atau dingin, sesuai keinginan. Ingatlah untuk mencuci seluruh permukaan tangan Anda, termasuk sela-sela jari dan ujung jari, setidaknya selama 20 detik. Pembersih tangan berbasis alkohol merupakan tindakan pencegahan yang praktis dalam keadaan darurat. Keringkan tangan Anda dengan handuk bersih atau biarkan mengering sendiri. Kenakan masker saat keluar rumah, terutama ke tempat umum. Masker medis sekali pakai harus digunakan dan dibuang setelah setiap penggunaan.
( Menurut WebMD )
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit telinga, hidung, dan tenggorokan di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber






Komentar (0)