Saat ini, dengan gelombang panas yang memecahkan rekor di Eropa dan meningkatnya risiko kebakaran hutan akibat perubahan iklim, sebuah perusahaan Jerman telah berhasil mengembangkan Silvaguard – sebuah kendaraan udara tak berawak (UAV) bertenaga AI. Solusi ini membuka pendekatan baru untuk memantau dan mengelola kebakaran hutan di semua medan.
Silvaguard adalah sistem drone pemantau kebakaran hutan yang bekerja bersamaan dengan sistem deteksi kebakaran hutan Silvanet – sebuah teknologi yang sebelumnya dikembangkan oleh Dryad Networks dan sudah digunakan di beberapa negara.
Sistem ini beroperasi sepenuhnya secara otomatis berkat kecerdasan buatan (AI), termasuk sensor asap bertenaga surya yang dipasang di pepohonan di hutan. Ketika sensor mendeteksi asap, drone secara otomatis diaktifkan untuk terbang ke lokasi kebakaran, mengambil gambar inframerah, dan mengirimkan rekaman udara langsung ke pusat kendali.
Silvanet dapat mendeteksi kebakaran dalam hitungan menit berkat sensor bertenaga surya. Dikombinasikan dengan Silvaguard – prototipe drone otonom yang didukung oleh AI – sistem ini menawarkan kemampuan untuk mendeteksi kebakaran hutan sejak dini, jauh lebih cepat daripada metode tradisional seperti kamera atau satelit.

Sistem cerdas dapat mendeteksi kebakaran lebih cepat daripada metode tradisional, serta menyediakan data secara real-time untuk membantu upaya pemadaman kebakaran.
Informasi tentang kebakaran, termasuk koordinat geografis, video , dan citra inframerah, akan dikirim ke dinas pemadam kebakaran, membantu menentukan luas penyebaran api dan tingkat keparahannya. Hal ini memberi pihak berwenang gambaran komprehensif tentang situasi tersebut dan memungkinkan mereka untuk menyusun rencana pemadaman kebakaran yang optimal. Unit yang mengembangkan model ini bahkan memiliki tujuan yang lebih ambisius.
Carsten Brinkschulte, Direktur Dryad, menyatakan: "Tujuan kami bukan hanya untuk mendeteksi kebakaran secara otomatis, tetapi juga untuk memadamkannya secara otomatis."
Proyek ini telah mendapat perhatian khusus dari Uni Eropa (UE), dengan pendanaan sebesar 3,8 juta euro, yang menunjukkan potensi luar biasa dari sistem ini dalam melindungi hutan – sumber daya berharga bagi umat manusia – dan menjanjikan untuk segera dikomersialkan dalam waktu dekat.
Sumber: https://vtv.vn/ai-va-drone-tao-la-chan-so-cho-rung-100260702100337361.htm










