
Tuan Sau Seu (Seniman Berjasa Huu Chau) selalu bangga dengan putranya, Ut Tung (Truong Minh Thao), yang lulus sebagai insinyur dan menjalani kehidupan yang sukses di Kota Ho Chi Minh . Setelah pingsan dan pergi ke dokter, ia mengetahui bahwa ia menderita gagal jantung, sehingga ia ingin putranya menikah agar pikirannya tenang. Ketika Ut Tung kembali ke kampung halamannya untuk memberi penghormatan terakhir kepada ibunya, ia memaksa putranya untuk menikahi Tham (Syni Trang), seorang gadis di lingkungan tersebut yang membutuhkan uang untuk mengobati penyakit ayahnya. Ut Tung menolak karena ia sudah memiliki pacar di kota tersebut. Tuan Sau Seu menentang Ut Tung menikahi Trang (Thuy Diem), seorang ibu tunggal dengan masa lalu yang rumit. Ia memaksa Ut Tung untuk memilih antara cinta dan bakti kepada orang tua, yang menyebabkan konflik ayah-anak mencapai puncaknya...
"Getting a Wife for Father" menceritakan kisah sederhana, dengan karakter sehari-hari, dibumbui sedikit humor. Seorang ayah di pedesaan mencintai putranya, tetapi dengan cara yang salah, terbiasa memaksakan; seorang putra yang tak sesempurna harapan ayahnya, berjuang mencari nafkah di kota. Bersama serangkaian karakter pendukung, masing-masing dengan situasi berbeda namun mudah diingat. Dua pertiga film berlatar di pedesaan, sehingga adegan rumah, sungai, dan kehidupan sehari-hari semuanya bernuansa Barat. Kasih sayang antartetangga juga terasa begitu indah. Adegan para tetangga yang peduli dan membantu Tuan Sau Seu saat ia mengalami kecelakaan, saat pemakaman; atau saat ia tak sengaja mengucapkan sesuatu yang membuat seluruh tetangga berhenti bermain, lalu dengan mudah memaafkannya saat ia meminta maaf... semuanya sederhana.
Konflik antara Tuan Sau Seu dan putranya dimunculkan, dikembangkan, dan diselesaikan dengan tepat. Setiap orang punya alasan, hanya ketika mereka tahu bagaimana memikirkan pihak lain, mereka dapat menemukan suara bersama untuk saling memaafkan dan lebih mencintai. Melalui karakter Tuan Sau Seu, penonton melihat generasi orang tua yang mencintai anak-anak mereka tetapi menunjukkannya dengan cara yang salah dan selalu berpikir bahwa itu baik untuk anak-anak mereka. Semua kesalahan hanya berakhir ketika orang tua tahu bagaimana bersimpati, memahami, dan menghormati pilihan anak-anak mereka.
Film ini menggambarkan nasib para tokoh perempuan yang telah menderita banyak kerugian akibat keadaan keluarga dan prasangka sosial, tetapi mereka tetap berpikiran jernih dan berusaha mengatasi kesulitan. Nyonya Hai Hanh (Artis Rakyat Hong Van) mencintai Tuan Sau Seu sejak kecil, kemudian diam-diam berada di sisinya saat ia tua untuk merawatnya dan mengurus segalanya. Tokoh Lua (Leona Khanh Tien) bekerja keras untuk mengurus anak-anak dan ibunya yang sudah tua. Tham (Syni Trang) adalah sosok yang lembut dan berbakti, karena ia menginginkan uang untuk pengobatan ayahnya, ia setuju untuk menikahi Ut Tung karena mas kawin yang diberikan Tuan Sau Seu. Trang (Thuy Diem) pernah menikah, harus mengatasi kekerasan dan gosip sosial...
Film ini memiliki akhir yang mengharukan, membuka kehidupan baru tidak hanya bagi Tuan Sau Seu dan putranya, tetapi juga bagi para perempuan malang tersebut. Semua orang berhasil menyelesaikan masalah mereka dan bahagia. Meskipun ringan, kisahnya memiliki pesan yang mendalam tentang nilai kasih sayang keluarga dan kemanusiaan.
Kucing Dang
Sumber: https://baocantho.com.vn/am-ap-cuoi-vo-cho-cha--a194670.html






Komentar (0)