![]() |
Amorim hanya memberikan sedikit kesempatan kepada pemain muda musim ini. |
Pertandingan di Molineux pada putaran ke-15 Liga Primer berlangsung cukup menguntungkan bagi tim tamu. Hasil tersebut membantu "Setan Merah" naik ke posisi ke-6 dengan 25 poin, sama dengan Chelsea dan hanya terpaut satu poin dari Crystal Palace di posisi ke-4.
Namun, suasana setelah pertandingan tidak sepenuhnya positif. Beberapa penggemar mengkritik Amorim atas pilihan pemainnya, dengan alasan bahwa Kobbie Mainoo seharusnya dimasukkan lebih awal, bukan baru tampil saat pertandingan tersisa 12 menit. Mainoo sedang dipantau oleh beberapa klub besar Eropa dan belum pernah menjadi starter di pertandingan Liga Premier musim ini.
Aspek lain berfokus pada Shea Lacey, pemain berbakat berusia 18 tahun yang telah dimasukkan ke dalam skuad empat kali berturut-turut tetapi belum melakukan debut di tim utama. Para penggemar mengungkapkan kebingungan mengapa, ketika MU unggul 4-1 di akhir pertandingan, Amorim memprioritaskan pemain berpengalaman seperti Lisandro Martinez, Zirkzee, dan Yoro daripada memberi Lacey kesempatan.
Banyak komentar di media sosial menunjukkan bahwa penundaan pemberian kesempatan kepada pemain muda akan menyebabkan kesulitan bagi MU ketika Mbeumo dan Amad absen karena Piala Afrika. "Anda tidak bisa mengharapkan pemain muda bermain secara matang jika Anda tidak memberinya satu menit pun" adalah reaksi umum dari penggemar MU.
MU akan kembali ke Old Trafford untuk menjamu Bournemouth pada tanggal 16 Desember.
Sumber: https://znews.vn/amorim-gay-tranh-cai-post1609618.html







Komentar (0)