Roti telah menjadi makanan yang familiar bagi banyak orang saat ini. Banyak yang bertanya-tanya apakah mengonsumsi roti setiap hari berdampak negatif pada kesehatan mereka. Artikel ini akan membantu menjawab pertanyaan tersebut.
Komponen nutrisi roti
Rubrik hiburan VnExpress, mengutip Eating Well, melaporkan bahwa menurut Departemen Pertanian AS (USDA), satu potong roti gandum utuh (25g) menyediakan:
- Kalori: 77
- Karbohidrat: 13g
- Serat: 2g
- Gula: 1g
- Protein: 4g
- Total lemak: 1g
- Natrium: 141g
Apakah makan roti setiap hari baik untuk kesehatan?
Karena popularitas diet rendah karbohidrat dan bebas karbohidrat, roti telah menjadi subjek perdebatan kontroversial mengenai manfaat dan kekurangannya. VietNamNet, mengutip Eating Well, melaporkan bahwa menurut Whole Grain Food Organization, roti merupakan sumber serat, zat besi, dan vitamin B. Namun, mengonsumsi terlalu banyak roti dapat dengan mudah menyebabkan beberapa efek negatif yang perlu dipertimbangkan.
Banyak orang bertanya-tanya apakah mengonsumsi roti setiap hari baik untuk kesehatan mereka.
Tingkatkan asupan serat Anda.
Baik itu roti putih, roti gandum utuh, atau roti sourdough, semuanya mengandung serat. Serat adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk pencernaan yang lebih baik. Namun, menurut ahli gizi Amerika, Kristi Ruth, beberapa jenis roti, seperti roti gandum utuh, mengandung lebih banyak serat dan membantu Anda merasa kenyang lebih lama daripada jenis roti lainnya.
Menurut Departemen Pertanian AS, sepotong roti gandum utuh mengandung 2 gram serat. Itu sekitar 7% dari kebutuhan harian. Roti gandum utuh mengandung serat dalam jumlah lebih tinggi, yaitu 4-5 gram.
Menurut VietNamNet, mengutip situs web Eating Well, pakar Elana Natker dari Whole Grains Food Organization menyatakan: "40% serat makanan berasal dari biji-bijian utuh. Menghilangkan biji-bijian utuh seperti roti akan menghilangkan serat yang dibutuhkan orang."
Tentu saja, orang bisa mendapatkan serat dari makanan lain seperti sayuran dan buah-buahan. Namun, menghilangkan roti sepenuhnya dari diet akan membatasi sumber serat yang mudah didapat. Menurut American Journal of Lifestyle Medicine, 95% orang Amerika tidak mengonsumsi cukup serat (data 2017).
Roti tinggi serat bisa terasa tidak nyaman bagi sebagian orang. Meskipun tubuh membutuhkan serat yang cukup dari sumber makanan, tidak semua orang mampu mengonsumsi 25-38g/hari yang direkomendasikan oleh Pedoman Diet untuk Warga Amerika.
Mengonsumsi terlalu banyak makanan tinggi serat dapat menyebabkan kembung, kram, dan rasa tidak nyaman. Orang yang kekurangan serat sebaiknya mengonsumsi roti putih atau roti sourdough, yang memiliki kandungan serat lebih rendah.
Menerima banyak nutrisi lainnya
Semua jenis roti, termasuk roti putih, mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Selain kandungan zat besi, serat, dan vitamin B yang tinggi, roti juga mengandung protein, kalsium, mangan, dan seng. Roti putih juga dianggap sebagai sumber vitamin B9 yang signifikan (31% dari kebutuhan harian), yang sangat penting bagi wanita hamil.
Peningkatan kadar gula darah
Menurut Harvard TH Chan School of Public Health , mengonsumsi roti setiap hari membantu Anda mencapai tujuan nutrisi Anda. Namun, roti tetap merupakan makanan kaya karbohidrat yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah.
Saat Anda makan, sistem pencernaan Anda memecah karbohidrat menjadi gula, yang kemudian masuk ke aliran darah Anda. Seiring meningkatnya kadar gula darah, tubuh Anda melepaskan insulin agar sel-sel dapat menyerap gula tersebut, baik untuk energi maupun penyimpanan.
Semakin rendah kandungan serat dalam suatu jenis roti, semakin tinggi indeks glikemiknya. Anda dapat mengonsumsi roti dengan lemak sehat atau protein tanpa lemak untuk memperlambat pencernaan dan menstabilkan kadar gula darah. Hal ini sangat penting terutama bagi penderita diabetes.
Merasa lesu
Roti dapat memberikan energi cepat bagi tubuh Anda dari karbohidrat, tetapi roti kekurangan lemak sehat, protein, atau serat untuk menciptakan rasa kenyang yang lebih lama dan energi yang berkelanjutan.
Penting untuk mengonsumsi roti bersamaan dengan makanan yang memperlambat pencernaan dan memberikan energi tahan lama.
Sumber: https://vtcnews.vn/an-banh-mi-hang-ngay-co-tot-ar910656.html






Komentar (0)