Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Makanan apa saja yang dapat mengurangi risiko kanker?

Kesehatan dan Kehidupan - Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, dan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti genetika, mutasi gen, lingkungan tempat tinggal, gaya hidup, dan terutama diet.

Báo Sức khỏe Đời sốngBáo Sức khỏe Đời sống19/04/2026

Jadi, apa yang sebaiknya Anda makan dan makanan apa yang sebaiknya Anda batasi untuk mencegah kanker? Berikut beberapa rekomendasi dari perspektif nutrisi modern.

Pola makan yang tidak sehat, mengonsumsi makanan olahan dalam jumlah besar, daging merah, gula, dan lemak tidak sehat dapat meningkatkan risiko kanker melalui mekanisme seperti peradangan kronis, gangguan metabolisme, obesitas, dan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Sebaliknya, diet yang kaya akan sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan antioksidan membantu melindungi sel, membatasi kerusakan DNA, dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Ăn gì để giảm nguy cơ ung thư?- Ảnh 1.

Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang kaya.

Prinsip-prinsip diet yang membantu mencegah kanker

Selain pilihan makanan, kebiasaan makan juga memainkan peran penting dalam pencegahan kanker:

  • Konsumsilah berbagai macam makanan, pastikan keseimbangan semua kelompok makanan.
  • Tingkatkan asupan makanan segar dan batasi makanan olahan.
  • Prioritaskan metode memasak yang sehat seperti mengukus dan merebus.
  • Kendalikan asupan makanan Anda untuk menghindari kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Minumlah air yang cukup setiap hari.

Peran gaya hidup sehat

Pola makan hanyalah salah satu bagian dari strategi pencegahan kanker. Untuk hasil yang optimal, pola makan perlu dikombinasikan dengan gaya hidup sehat .

  • Berolahraga secara teratur
  • Dilarang merokok.
  • Batasi konsumsi alkohol.
  • Tidurlah yang cukup.
  • Manajemen stres

Faktor-faktor ini membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan melindungi tubuh dari patogen.

Makanan yang perlu dibatasi meliputi:

  • Daging olahan

Daging olahan seperti sosis, bacon, dan daging yang diawetkan seringkali diasinkan, diasap, atau difermentasi. Makanan ini mengandung nitrat dan nitrit – zat yang dapat diubah menjadi senyawa karsinogenik di dalam tubuh.

Banyak organisasi kesehatan internasional telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai zat yang berpotensi karsinogenik bagi manusia, khususnya terkait dengan kanker kolorektal.

Orang dewasa sebaiknya meminimalkan konsumsi kelompok makanan ini, hanya mengonsumsinya dalam jumlah yang sangat kecil, sekitar sekali seminggu atau kurang.

  • Daging merah dan metode memasak yang tidak tepat.

Daging merah seperti daging sapi, babi, dan domba mengandung zat besi heme dan senyawa tertentu yang dapat memicu pertumbuhan tumor jika dikonsumsi secara berlebihan.

Secara khusus, ketika dimasak pada suhu tinggi seperti dipanggang, dibakar, atau digoreng, daging merah dapat menghasilkan senyawa berbahaya seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan amina heterosiklik (HCA). Zat-zat ini telah terbukti merusak DNA dan meningkatkan risiko kanker, terutama kanker lambung dan saluran pencernaan. Oleh karena itu, konsumsi daging merah harus dibatasi, dan metode memasak yang lebih sehat seperti merebus dan mengukus harus diprioritaskan.

  • Gula dan pati olahan

Mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan secara berlebihan tidak secara langsung menyebabkan kanker, tetapi secara tidak langsung meningkatkan risiko melalui faktor perantara seperti obesitas, peradangan kronis, resistensi insulin, dan diabetes tipe 2.

Permen, minuman ringan, dan minuman manis memberikan kalori "kosong", memiliki sedikit nilai gizi, mengganggu metabolisme, dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Menurut rekomendasi, pria dewasa sebaiknya mengonsumsi kurang dari 37,5g gula per hari (sekitar 9 sendok teh), sedangkan wanita sebaiknya mengonsumsi kurang dari 25g (sekitar 6 sendok teh). Ini termasuk gula yang terdapat dalam makanan dan bumbu.

Makanan yang sebaiknya dikonsumsi lebih banyak antara lain:

  • Sayuran hijau dan buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang kaya. Nutrisi ini membantu untuk: menetralkan radikal bebas berbahaya; mengurangi peradangan dalam tubuh; mendukung sistem pencernaan; dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Sayuran hijau gelap seperti bayam dan brokoli; sayuran merah dan oranye seperti wortel dan tomat; dan buah-buahan berwarna-warni seperti jeruk dan beri semuanya direkomendasikan untuk dikonsumsi secara teratur.

Pola makan yang berwarna-warni dan bervariasi tidak hanya menyediakan nutrisi yang cukup tetapi juga berkontribusi pada pencegahan berbagai jenis kanker.

  • Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti oat, beras merah, dan barley kaya akan serat dan senyawa tumbuhan yang bermanfaat. Serat membantu memperbaiki mikrobioma usus, mengurangi waktu sisa makanan berada di usus, dan dengan demikian menurunkan risiko kanker kolorektal.

Selain itu, biji-bijian utuh membantu menstabilkan gula darah dan mengurangi resistensi insulin – faktor yang terkait dengan perkembangan sel kanker.

  • Gila

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, biji chia, dan biji rami merupakan sumber lemak sehat, vitamin, dan antioksidan yang kaya. Almond kaya akan vitamin E dan flavonoid, yang membantu melawan radikal bebas. Kenari mengandung omega-3, seng, dan magnesium, yang memiliki efek anti-inflamasi. Biji chia dan biji rami menyediakan serat dan polifenol, yang mendukung perlindungan sel.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara teratur dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara dan kanker kolorektal.

Singkatnya: Kanker adalah penyakit kompleks dengan banyak penyebab, tetapi risikonya dapat dikurangi secara signifikan melalui diet dan gaya hidup sehat.

Membatasi konsumsi daging olahan, daging merah, dan gula rafinasi, sambil meningkatkan konsumsi sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan, akan membantu melindungi tubuh dari risiko kanker.

Menjaga kesehatan tidak dimulai dengan hal-hal besar, tetapi dengan pilihan kecil yang Anda buat setiap hari di meja makan. Pola makan yang tepat adalah "perisai" alami yang membantu Anda dan keluarga menjalani hidup yang lebih sehat setiap hari.

Sumber: https://suckhoedoisong.vn/an-gi-de-giam-nguy-co-ung-thu-169260418163012816.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Mari kita bersenang-senang pergi ke sekolah bersama.

Mari kita bersenang-senang pergi ke sekolah bersama.

Para pemuda Thanh Vinh menampilkan tarian massal untuk merayakan peringatan 50 tahun penyatuan kembali negara pada tanggal 30 April 2025.

Para pemuda Thanh Vinh menampilkan tarian massal untuk merayakan peringatan 50 tahun penyatuan kembali negara pada tanggal 30 April 2025.

80 tahun bangsa

80 tahun bangsa