Menurut Dr. Doan Du Manh, anggota Asosiasi Penyakit Vaskular Vietnam, diet tinggi gula dapat menyebabkan gangguan metabolisme dengan meningkatkan berbagai jenis lemak dalam tubuh, yang menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas. Ini merupakan faktor utama yang mendorong perkembangan diabetes tipe 2.
Gangguan metabolisme dan diabetes merupakan penyebab signifikan kerusakan pembuluh darah, termasuk kerusakan pembuluh darah ginjal, yang menyebabkan gagal ginjal kronis.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi glukosa dalam jumlah besar meningkatkan penyerapan natrium di usus kecil karena mekanisme ko-transport, yang menyebabkan ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan garam tersebut.
Hiperglikemia menyebabkan komplikasi ginjal melalui dua mekanisme: metabolik dan hemodinamik.
Gula menghambat produksi oksida nitrat (NO) dalam tubuh, yaitu senyawa yang merangsang pelebaran dan penyempitan pembuluh darah. Mengonsumsi terlalu banyak gula merangsang penyempitan pembuluh darah, menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, dan mempercepat perkembangan gagal ginjal kronis.
Gula, terutama fruktosa, dapat meningkatkan jumlah kalsium dan oksalat dalam urin, menciptakan kondisi untuk pembentukan kristal kalsium oksalat dan menyebabkan batu ginjal.
Anda sebaiknya membatasi asupan makanan manis untuk melindungi kesehatan Anda secara keseluruhan dan, khususnya, kesehatan ginjal Anda.
Makanan yang tinggi gula harus dibatasi, seperti minuman ringan produksi industri termasuk soda, teh susu, jus buah kemasan, dan minuman berkarbonasi manis. Makanan ringan seperti kue, biskuit, permen, cokelat, selai kacang, dan keripik kentang juga harus dihindari. Batasi saus dan bumbu kalengan, buah kering, dan sereal kering.
Smoothie dan jus buah bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung banyak vitamin dan serat. Namun, mengonsumsi terlalu banyak minuman dan buah-buahan ini juga dapat berbahaya karena kandungan gulanya yang tinggi. Sebaiknya hindari tambahan gula dan pilih buah-buahan dengan kandungan gula rendah seperti lemon, markisa, jeruk, jeruk bali, apel, pepaya, stroberi, dan semangka.
Sumber






Komentar (0)