Saya bekerja di kantor dan ingatan saya agak terganggu akhir-akhir ini.
Dokter, saya ingin bertanya apakah saya bisa mengonsumsi otak hewan secara teratur (seperti otak babi) untuk meningkatkan daya ingat saya. Apa saja yang perlu saya perhatikan? (Thuy Dung, Kota Ho Chi Minh)
Membalas:
Otak merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh. Meskipun hanya menyumbang 2% dari berat tubuh, otak membutuhkan 20% dari total kebutuhan energi dan oksigen tubuh. Agar organ ini berfungsi dengan sehat, fleksibel, dan optimal, ia perlu mendapatkan nutrisi yang cukup.
Mitos sering kali mengandung anggapan bahwa "apa yang Anda makan adalah diri Anda" dan yang paling umum adalah bahwa mengonsumsi otak hewan seperti otak babi membantu menyehatkan otak dan meningkatkan daya ingat. Menurut tabel komposisi makanan Vietnam yang diterbitkan pada tahun 2007, 100 gram otak babi mengandung 9 gram protein, 9,5 gram lemak (lipid), 7 mg kalsium, 0,3 gram fosfor, 1,6 mg zat besi, dan sekitar 2.200-2.500 mg kolesterol. Otak babi merupakan salah satu organ hewan dengan kolesterol tertinggi dan komposisi nutrisinya tidak seimbang dibandingkan dengan makanan lain seperti rendahnya kandungan protein, rendahnya zat besi... Sementara itu, menurut kebutuhan nutrisi yang direkomendasikan untuk orang Vietnam, setiap orang hanya boleh mengonsumsi kurang dari 300 mg kolesterol per hari.
Mengonsumsi otak babi dalam jumlah besar akan memberikan tubuh kolesterol melebihi kebutuhannya. Hal ini tidak selalu baik untuk daya ingat, tetapi justru dapat membahayakan kesehatan, terutama kesehatan kardiovaskular. Dalam jangka panjang, mengonsumsi otak babi dalam jumlah besar dapat menyebabkan risiko kelebihan berat badan, obesitas, aterosklerosis, gangguan metabolisme lipid, hiperurisemia, anemia defisiensi besi, dan sebagainya.
Otak babi sebaiknya hanya dimakan 1-2 kali seminggu. Foto: Ngo Tuyet Phuong
Orang dewasa boleh mengonsumsi otak babi, tetapi dalam jumlah kecil dan sedang, terkadang sekali setiap 1-2 minggu. Selain itu, Anda perlu menyediakan variasi dan keseimbangan nutrisi dari makanan lain seperti daging, ikan, makanan laut, telur, dan susu untuk kesehatan yang baik.
Untuk daya ingat yang lebih baik, Anda dapat menambahkan kacang-kacangan, makanan kaya lemak baik seperti omega-3, vitamin dan mineral esensial, antioksidan dari sayuran hijau, dan buah-buahan matang... Makanan-makanan ini membantu mengoptimalkan nutrisi otak, meningkatkan dan mempertahankan daya ingat serta aktivitas otak. Makanan-makanan ini juga memberikan manfaat kesehatan bagi seluruh tubuh.
Jika Anda menduga daya ingat Anda menunjukkan tanda-tanda penurunan yang tidak normal, Anda harus mengunjungi ahli saraf untuk pemeriksaan dan saran serta pengobatan yang tepat.
Dokter Tran Thi Tra Phuong
Sistem Klinik Nutrisi Nutrihome
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)