
Melestarikan jiwa warisan budaya
Terletak di tengah hamparan tanah yang disinari matahari dan diterpa angin di komune Bac Binh, desa tembikar Cham, Binh Duc, dengan tenang melestarikan nilai-nilai budaya tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tidak seperti banyak desa kerajinan lainnya yang menggunakan pengrajin tembikar, para pengrajin di sini sepenuhnya membentuk produk mereka dengan tangan dari tanah liat lokal, menciptakan pot, guci, kendi air, dan kerajinan tangan lainnya yang memiliki ciri khas budaya Cham.
Pengrajin tembikar Cham, Luong Thi Hoa, mengatakan bahwa pembuatan tembikar telah terkait erat dengan kehidupan masyarakat Cham selama beberapa generasi. Sejak kecil, ia telah diajari setiap langkah pembuatan tembikar oleh para tetua dalam keluarganya. Bahkan hingga saat ini, meskipun banyak perubahan dalam kehidupan, teknik tradisional tersebut tetap terjaga hampir utuh.
Yang membuat tembikar Binh Duc Cham unik adalah pesona pedesaannya dan sifatnya yang hampir sepenuhnya dibuat dengan tangan. Mulai dari pemilihan tanah liat, menguleni, membentuk, mengeringkan di bawah sinar matahari, hingga membakar di udara terbuka, semuanya dilakukan menggunakan pengalaman yang terakumulasi selama beberapa generasi. Kombinasi tanah, api, angin, dan matahari menciptakan produk dengan warna alami, dan tidak ada dua buah yang sama. Lebih dari sekadar mata pencaharian, pembuatan tembikar melestarikan nilai-nilai budaya, kepercayaan, dan pengetahuan rakyat masyarakat Cham.

Namun, seperti banyak kerajinan tradisional lainnya, tembikar Cham menghadapi banyak tantangan. Banyak pengrajin sudah lanjut usia, sementara jumlah generasi muda terbatas. Ruang produksi semakin menyempit, dan produk kerajinan tangan harus bersaing dengan barang-barang industri yang lebih murah dan lebih praktis. Hal ini menciptakan kebutuhan mendesak untuk menemukan arah baru guna melestarikan dan mempromosikan nilai desa kerajinan tersebut.
Mengembangkan pariwisata berbasis komunitas
Untuk melestarikan dan mempromosikan nilai tembikar Cham, pada akhir tahun 2025, Kementerian Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata akan melaksanakan proyek "Menghubungkan warisan budaya tak benda pembuatan tembikar Cham" dengan jalur wisata Binh Duc - Binh Tien di komune Bac Binh. Melalui pelatihan, para perajin dan masyarakat setempat akan dibekali keterampilan untuk mempromosikan dan menceritakan kisah tentang warisan tersebut, serta membangun dokumentasi untuk mendukung upaya pelestarian dan pengembangan pariwisata.
Setelah pelatihan, kegiatan seperti penyampaian keterampilan, pameran, dan pengenalan produk terus dilakukan, yang berkontribusi dalam menarik kaum muda untuk berpartisipasi dalam melestarikan kerajinan tradisional. Banyak pengrajin juga secara proaktif memperkenalkan produk mereka dan berbagi cerita tentang pembuatan tembikar dengan wisatawan, secara bertahap mendekatkan warisan budaya kepada masyarakat.
Secara khusus, menghubungkan desa keramik dengan wisata komunitas membuka arah baru bagi pembangunan lokal. Pengunjung ke Binh Duc tidak hanya dapat mengunjungi desa kerajinan tetapi juga secara langsung menyaksikan proses pembuatan keramik di bawah bimbingan para pengrajin. Pengalaman otentik ini membantu pengunjung lebih memahami nilai kerajinan tradisional, sekaligus menciptakan pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat.

Menurut Nguyen Quoc Thang, Sekretaris Komite Partai Komune Bac Binh, proyek ini berkontribusi pada implementasi efektif pelestarian dan promosi warisan budaya takbenda "Pembuatan tembikar tradisional Cham," yang telah dicantumkan oleh UNESCO sebagai warisan yang membutuhkan perlindungan mendesak. Pada saat yang sama, proyek ini juga menciptakan motivasi bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata komunitas, meningkatkan pendapatan, dan melestarikan kerajinan tradisional.
Berdasarkan hasil awal, model pengaitan tembikar Cham dengan pariwisata membuka arah yang efektif dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai warisan budaya. Ketika masyarakat secara langsung berpartisipasi dalam melestarikan dan memperoleh manfaat dari kerajinan tradisional, tembikar Cham tidak hanya dilestarikan tetapi juga menjadi produk wisata budaya yang unik, berkontribusi pada penciptaan mata pencaharian, peningkatan pendapatan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Melalui hal ini, nilai-nilai budaya masyarakat Cham yang telah lama ada terus dilestarikan dan disebarluaskan dalam kehidupan modern.
Sumber: https://baolamdong.vn/anh-thuc-suc-song-moi-cho-nghe-gom-cham-447278.html










