Pada tanggal 5 Februari, Anthropic (AS) secara resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Claude Opus 4.6, melanjutkan tantangannya terhadap pesaingnya, OpenAI, dalam persaingan teknologi yang semakin sengit.
Menurut pernyataan perusahaan, model terbaru ini bukan hanya peningkatan dalam kecepatan pemrosesan, tetapi juga perubahan mendasar dalam cara AI menangani tugas-tugas kompleks di tempat kerja.
Para profesional keuangan dapat meminta Claude untuk menyusun data pasar dan dokumen hukum yang kompleks, atau para pekerja kantoran dapat menerima presentasi dan materi tanpa harus bertukar informasi bolak-balik terlalu sering untuk melakukan koreksi.
Perusahaan AI asal Amerika ini mengklaim bahwa Claude Opus 4.6 mampu menghasilkan produk sempurna pada percobaan pertama, dengan kualitas unggul dibandingkan pesaing mana pun di pasaran.
Ini adalah produk terbaru Anthropic setelah perusahaan tersebut meluncurkan lebih dari 30 produk baru dalam beberapa bulan terakhir. Contoh utamanya adalah alat pemrograman Claude Code, yang diluncurkan November lalu. Alat ini dengan cepat diterima oleh komunitas teknologi dan mencapai pendapatan $1 miliar hanya enam bulan setelah dirilis ke publik.
OpenAI tidak tinggal diam menghadapi tantangan dari Anthropic. Pada tanggal 5 Februari, perusahaan yang dipimpin CEO Sam Altman ini juga mengumumkan platform perusahaan barunya, Frontier, yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola, menerapkan, dan mengoptimalkan agen AI, sehingga secara signifikan memperluas basis pelanggan perusahaannya.
Persaingan antara Anthropic dan OpenAI melampaui spesifikasi teknis. Sementara OpenAI memperluas basis penggunanya hingga 800 juta dan mulai memasukkan iklan ke dalam versi gratisnya untuk memaksimalkan pendapatan, Anthropic telah menetapkan batasan yang jelas.
Perusahaan tersebut secara terbuka berkomitmen untuk menjaga agar chatbot Claude bebas iklan, dengan menyatakan bahwa menyisipkan iklan ke dalam percakapan pribadi pengguna adalah "tidak pantas."
Meskipun demikian, kedua perusahaan tersebut menghadapi biaya operasional yang sangat besar. Pendapatan Claude Code yang mencapai miliaran dolar memang mengesankan, tetapi hal itu juga diiringi biaya komputasi dan server yang sama besarnya. Seperti OpenAI, Anthropic masih jauh dari mencapai titik impas.
Anthropic saat ini sedang merencanakan penawaran saham karyawan, yang akan memberi nilai perusahaan sekitar $350 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa untuk perusahaan rintisan berusia empat tahun, meskipun masih tergolong sederhana dibandingkan dengan target valuasi OpenAI sebesar $800 miliar pada putaran pendanaan berikutnya.
Kedua raksasa teknologi ini dikabarkan sedang mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/anthropic-trinh-lang-mo-hinh-ai-moi-thach-thuc-doi-thu-openai-post1092885.vnp






Komentar (0)