Namun, tak lama setelah MacBook Neo diluncurkan, banyak yang berpendapat bahwa spesifikasinya tidak memenuhi standar teknologi saat ini, terutama jika dibandingkan dengan produk yang dirilis pada tahun 2016, apalagi tahun 2026.

MacBook Neo dibanderol mulai dari 16,499 juta VND di Vietnam.
FOTO: REUTERS
Tidak mengherankan jika produk murah seringkali memangkas biaya di beberapa aspek, tetapi fakta bahwa ia hanya memiliki dua port USB-C dengan karakteristik berbeda yang hanya dapat dibedakan saat mencolokkan perangkat eksternal membuat banyak orang bertanya-tanya. Selain itu, penggunaan SoC yang dipilih dengan cermat pada MacBook Neo dan trackpad dengan fungsi terbatas membuat MacBook Air M3 yang lebih lama tetap lebih menarik.
Tentu saja, MacBook Neo juga memiliki beberapa keunggulan seperti layar Liquid Retina 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506, kecerahan 500 nits, bezel yang seragam, Touch ID (hanya untuk versi SSD 512GB), speaker ganda dengan dukungan Spatial Audio, kamera depan 1080p, bingkai aluminium berwarna cerah, dan keyboard yang serasi dengan warna bodi.
Namun, jika dibandingkan dengan laptop Intel Core i5 15,6 inci dari HP, seperti yang terlihat pada gambar, MacBook Neo bukan lagi pilihan yang menarik. Laptop HP memiliki layar sentuh dengan resolusi lebih tinggi, RAM lebih banyak, dan keypad numerik terpisah, serta banyak diskon signifikan yang seringkali menghasilkan harga lebih rendah daripada MacBook Neo.

Laptop layar sentuh HP menawarkan spesifikasi yang lebih unggul dibandingkan MacBook Neo, sekaligus jauh lebih murah.
FOTO: TANGKAPAN LAYAR X
Mengapa MacBook Neo hanya memiliki satu pilihan RAM?
Salah satu aspek yang dapat diterima dari MacBook Neo adalah RAM 8GB-nya. Chip A18 Pro menggunakan teknologi InFO-POP dari TSMC, yang memungkinkan DRAM ditempatkan di bagian atas chip. Meskipun Apple dapat meningkatkan RAM, hal ini akan memakan waktu dan tenaga yang besar tanpa meningkatkan profitabilitas produk secara signifikan.
Secara khusus, harga MacBook Neo juga kontroversial, dengan versi 512GB dibanderol seharga 18.999 juta VND, jauh lebih tinggi daripada MacBook Air M3 bekas. Pengguna bahkan dapat menemukan MacBook Air M4 bekas dengan harga yang serupa.
Meskipun demikian, banyak pengguna mungkin masih memilih untuk membeli MacBook Neo, dengan TrendForce memprediksi bahwa Apple akan menjual antara 4 hingga 5 juta unit. Namun, Apple seharusnya tidak mengharapkan konsumen yang melek teknologi untuk berbondong-bondong membeli produk ini.
Sumber: https://thanhnien.vn/apple-da-phai-hy-sinh-nhung-gi-บน-macbook-neo-185260306091615533.htm











