Di dalam fasilitas produksi tembikar tradisional keluarga di blok Nam Dieu, distrik Thanh Ha (kota Hoi An, Quang Nam ), sementara Bapak Le Van Nhat (37 tahun) dengan cermat menggambar setiap goresan pada karya tembikar, istrinya dengan penuh semangat memperkenalkan produk-produk unik tersebut kepada rombongan wisatawan asing. Produk-produk tersebut antara lain patung-patung kecil, cangkir bermotif lentera, bunga teratai, Pagoda Cau, kota Hoi An..., terutama set perhiasan kartu Bai Choi. Diakui sebagai produk industri pedesaan khas kota Hoi An tahun lalu, set perhiasan kartu Bai Choi merupakan bukti nyata kreativitas generasi muda desa tembikar yang tak terbatas.
Karya luar biasa yang dibuat oleh pengrajin muda di desa tembikar Thanh Ha
Foto: Manh Cuong
Pada tahun 2017, ketika seni Bài Chòi diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda, Bapak Nhật dan istrinya berniat membuat produk perhiasan kartu Bài Chòi. Namun, baru pada tahun 2024 mereka mulai bereksperimen dan beruntung dicintai dan disambut baik oleh para pelanggan.
Tuan Le Van Nhat menciptakan maskot ular
Foto: Manh Cuong
Tuan Le Van Nhat menciptakan maskot ular
Foto: Manh Cuong
"Set perhiasan ini bukan hanya barang yang menarik perhatian, tetapi juga kisah budaya yang diceritakan dalam keramik, dengan misi mempromosikan makna, cara bermain, dan keindahan artistik permainan rakyat warisan dunia kepada wisatawan," ujar Bapak Nhat.
Ini bukan sekadar produk yang dijual, tetapi juga cara untuk menyebarkan nilai-nilai budaya, menjadikan setiap tembikar sebagai "duta budaya". Vas-vas ini terinspirasi oleh banyak rumah kuno di Hoi An dengan atap genteng yin-yang yang khas dan dipajang dengan khidmat oleh Bapak Nhat. "Produk-produk yang dihasilkan dari desa tembikar kuno Thanh Ha bukan hanya barang dekoratif, tetapi juga sebuah kenangan, bagian dari jiwa Hoi An yang terbungkus dalam tembikar," ungkap Bapak Nhat.
Kartu-kartu tersebut dibuat dari keramik oleh Tn. Le Van Nhat.
Foto: Manh Cuong
Kartu-kartu tersebut dibuat dari keramik oleh Tn. Le Van Nhat.
Foto: Manh Cuong
Bapak Nguyen Van Lanh, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Hoi An, menegaskan bahwa generasi muda di desa tembikar Thanh Ha merupakan faktor penting dalam mempromosikan dan memperkenalkan seni tembikar tradisional kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Para perajin muda ini terus berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru dan unik, yang berpadu dengan keindahan budaya kuno.
Pengrajin Nguyen Viet Lam dengan cermat "membuat" produk keramik
Foto: Manh Cuong
Pengrajin Nguyen Viet Lam dengan cermat "membuat" produk keramik
Foto: Manh Cuong
Ketika generasi muda kembali ke desa kerajinan mereka dan memupuk kecintaan mereka pada tembikar, mereka bukan hanya pewaris, tetapi juga pencipta. Mereka membawa vitalitas dan keindahan unik tanah dan masyarakat Hoi An khususnya, serta budaya Quang Nam secara umum, ke dalam kerajinan tangan mereka. "Kota ini akan semakin mengembangkan bakat kreatif di masyarakat. Pemerintah akan menciptakan lingkungan dan peluang untuk memulihkan dan mengembangkan lini glasir baru serta nilai-nilai tradisional Kota Hoi An yang berharga," ujar Bapak Lanh.
Kebangkitan keramik Thanh Ha
Nguyen Viet Lam, 28 tahun, pemilik fasilitas produksi tembikar Son Thuy di desa tembikar Thanh Ha (kota Hoi An), telah berhasil memulihkan teknik pembuatan tembikar glasir, salah satu dari tiga lini produk utama tembikar Thanh Ha (bersama dengan tembikar merah dan tembikar terakota). Nguyen Viet Lam adalah generasi keenam yang melanjutkan profesi tembikar keluarganya. Ia selalu meneliti, menyempurnakan desain, dan belajar dari pengalaman desa-desa tembikar lain di seluruh negeri bersama ayahnya.
Pada tahun 2016, ketika pemerintah kota memberinya kesempatan untuk mengunjungi Jepang dan mempelajari model produksi keramik yang terkenal di negeri sakura, Nguyen Viet Lam menemukan formula yang tepat untuk membuat glasir produk keramik yang mirip dengan yang digunakan oleh penduduk desa Thanh Ha. Hal ini dianggap sebagai terobosan penting, yang membantu "menghidupkan kembali" lini keramik Thanh Ha. Produk-produk yang diciptakan oleh Nguyen Viet Lam dan istrinya selalu mempertahankan keindahan kuno keramik Thanh Ha, hanya dengan meningkatkan desain dan kualitas glasir keramik, memasok pasar domestik, dan mengekspornya ke luar negeri.
Sumber: https://thanhnien.vn/bai-choi-thuc-giac-tren-gom-18525061720551297.htm
Komentar (0)