1. Kegunaan kemangi
Kemangi, juga dikenal sebagai mint, daun kemangi, atau daun mint, memiliki nama ilmiah Ocimum basilicum L. var. basilicum., dan termasuk dalam famili Lamiaceae (Labiatae).
Batang dan daun kemangi memiliki rasa yang tajam dan sifat yang hangat; keduanya masuk ke meridian Paru-paru, Limpa, Usus Besar, dan Lambung; keduanya memiliki efek menghilangkan angin, meningkatkan sirkulasi qi, mengatasi kelembapan, melancarkan pencernaan, mengaktifkan sirkulasi darah, dan mendetoksifikasi; keduanya terutama digunakan untuk mengobati pilek, sakit kepala, kembung, nyeri ulu hati, diare, menstruasi tidak teratur, cedera akibat jatuh, ruam alergi, dll.
Saat ini, secara umum digunakan dalam praktik klinis untuk mengobati pilek, flu, hidung berair, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, bau mulut, kembung, gangguan pencernaan, sebagai obat penenang, dan untuk mengurangi stres.
Petunjuk penggunaan: Seduh sebagai rebusan atau hancurkan dan saring untuk mengekstrak sarinya untuk diminum; untuk penggunaan luar, hancurkan dan oleskan sebagai tapal, atau bakar hingga menjadi abu, giling menjadi bubuk halus dan oleskan sebagai tapal, atau rebus dalam air untuk mencuci.

Kemangi digunakan untuk mengobati pilek, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, bau mulut, kembung, gangguan pencernaan, dan banyak lagi.
2. Beberapa pengobatan menggunakan kemangi untuk mencegah dan mengobati penyakit.
2.1 Pengobatan untuk pilek, sakit kepala, batuk, dan sakit tenggorokan: Rebus 30 g daun basil dan 30 g Iris tectorum dalam 400 ml air hingga tersisa 200 ml. Bagi menjadi dua porsi dan minum sepanjang hari.
2.2 Pengobatan peradangan saluran pernapasan akut atau kronis: Kemangi, kemangi lemon, dan Polygonum multiflorum dalam jumlah yang sama dihaluskan dengan sedikit garam, sarinya diambil, ampasnya dibuang, dan campuran tersebut dibagi menjadi beberapa bagian untuk digunakan berkumur sepanjang hari.
2.3 Mengobati alergi, ruam, dan biduran: Cuci daun basil (batang, daun, bunga, dan bijinya bahkan lebih baik), hancurkan, tambahkan air panas, peras airnya, lalu minum. Pada saat yang sama, oleskan ampas yang tersisa ke area kulit yang terkena alergi dan ruam.
2.4 Mengatasi bau mulut: Rebus 100g seluruh tanaman basil dalam 200ml air dan gunakan rebusannya sebagai obat kumur.
2.5 Mengurangi stres, menstabilkan tekanan darah, dan membantu berhenti merokok: Kunyah dan telan jus dari 30g daun basil, dibagi menjadi 3 dosis per hari.
2.6 Untuk wanita pascapersalinan dengan ASI yang tidak mencukupi: Rebus 50g daun dan batang kemangi dalam air dan minum rebusannya sepanjang hari.
2.7 Menenangkan dan meningkatkan kualitas tidur: Seduh 100g daun basil segar dalam air mendidih di wadah tertutup dan minum sebagai pengganti teh.
2.8 Mencegah diabetes dan melawan kanker: Hancurkan 100g daun basil, tambahkan 200ml air yang telah disaring untuk mengekstrak sarinya, buang ampasnya, dan minum dalam dua dosis per hari.
2.9 Pengobatan untuk kembung, gangguan pencernaan , dan gastritis : Seduh 50g daun basil dan minum setiap hari;
Peringatan: Orang dengan kondisi tubuh lemah dan kekurangan darah sebaiknya menggunakannya dengan hati-hati; konsumsi berlebihan atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan nyeri tulang dan sendi.
Silakan tonton video berikut untuk informasi lebih lanjut:
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/bai-thuoc-chua-benh-tu-rau-hung-que-169260103205322173.htm







Komentar (0)